Minggu, 13 November 2011

Materi Latihan Dasar Kepemimpinan Islam FUM-Makassar

Citra Diri

            Mengenali citra diri berproses dari. .
Persepsi diri >> Citra diri >> Peran Sosial di Masyrakat dalam segi ilmu, skill, dan sikap

            Citra diri adalah anggapan yang tertanam dalam fikiran bawah sadar seseorang tentang dirinya sendiri. Citra diri adalah blue print  kehidupan seseorang. Ia menjalani hidupnya sesuai gambaran mentalnya. Gambaran mental paad pikiran bawah sadar cenderung jadi nyata.
            Citra diri ada dua;
* Negatif
        Citra diri negatif akan menarik unsur negatif dan menghasilkan kegagalan. Ciri-cirinya, sang pemilik citra diri selalu memikirkan kegagalan sebelum melakukan sesuatu. Ditandai dengan kata-kata seperti, "Tidak mungkin", "Tidak bisa", "sudahlah.. pasti saya tidak akan bisa". Nah  kawan,  hati-hati loh. Sadar ato tidak kata-kata seperti itu adalah bentuk Su'udzan terhadap diri sendiri, & apabila dilakukan dapat berakibat fatal. Ingat perkataan Allah ?? Sesungguhnya Allah 'Azza wa Jalla berfirman : "Aku akan mengikuti persangkaan mengikuti persangkaan hambaKu kepadaKu. Dan Aku selalu menyertainya apabila ia berdoa kepadaKu" (H.R. Bukhari dan Muslim)Padahal Allah menciptakan kita semua itu memiliki kelebihan dan potensi, tinggal bagaimana kita berusaha, tidak menyerah, optimis untuk mewujudkannya. Jika kita terus menerus mengeluh seperti itu.. malah akan membawa kita kepada keterpurukan.
      Kiprah seseorang itu dibatasi oleh citra dirinya. Ia tidak pernah mungkin melampaui batasan yang tergambar dalam pikiran bawah sadarnya. Contohnya nih..
Selalu menganggap TRY OUT nya pasti selalu akan dapat 50. Sehingga walaupun berulang-ulang TRY OUT pasti akan tetap dapat 50. Karena.. "mendapat nilai 50" sudah terpatri di pola pikirnya, hal tersebut telah ia batasi dalam pikiran bawah sadarnya bahwa ia tidak akan memiliki
skor diatas 50



Saya kalo Matematika pasti Remed :(
Saya tidak mampu diamanahkan jadi pemimpin kak, yang lain saja ... :(


    Hati dipengaruhi oleh citra diri. Ketika citra diri negatif misalnya, "saya memang manusia bodoh", maka otak akan menghasilkan alasan seperti "tuh kan.. dari awal memang saya sudah bilang saya tidak bisa" atau "jangan paksa saya karena saya memang tidak bisa". Hasil dari semua itu adalah kegagalan. Ketika citra diri positif, maka otak akan menghasilkan motivasi, Insya Allah akan berhasil. Kata-kata yang mungkin dia ucapkan adalah"Saya ingin belajar, tidak perlu takut untuk gagal, kan
    masih proses belajar..". ^^

 *Positif
      Citra diri positif akan menarik unsur positif dan menghasilkan keberhasilan.


      Alur Citra Diri
** Citra diri negatif
       1.   Penanaman diri dalam keluarga misalnya, anak-anak selalu di panggil atau di judge "kau memang anak nakal, anak bodoh", walapun mungkin orang tuanya ga beneran manggil anaknya seperti itu, mm... mungkin cuman luapan perasaannya atau kejengkelannya. Tapi, anak-anak mana ngerti? Sehingga kata-kata tadi langsung diserap oelh alam bawah sadar sang anak. Al-Qur'an berkata "didiklah anakmu 25 tahun sebelum ia lahir" artinya, didik dulu diri sendiri sebagai orang tua yang baik, agar perilaku baik itu menurun ke anaknya kelak.
       2.   Adanya gambaran/batasan pada pikiran anak bahwa "saya ini memang bodoh", akan berdampak hingga ia dewasa. Hingga anak itu dewasa, ia akan selalu beranggapan kalo dia itu anak yang bodoh dan nakal.
       3.   Lahirnya blue print anak.
       4.   Gagal ! Semua yang jadi pengalamannya, akan tertanam hingga kehidupan selanjutnya, takut mencoba hal baru, alurnya pun berulang.

 Kesimpulannya: 
Penghargaan terhadap diri sendiri rendah sehingga harapan atau cita-citanya juga kecil/rendah dan kinerjanya buruk

Depresi tingkat tinggi

Penambahan pikiran pencela


Contoh:
Anak seorang pemulung yang miskin, dia diminta untuk tidak lanjut sekolah oleh orang tuanya kalo sekolah itu biayanya mahal, capek mikir-mikir, tidak usah sekolah ! Sehingga dewasanyapun  anak tersebut bisa jadi akan tetap mewarisi pekerjaan ayahnya. Sedangkan, Rasulullah mengajarkan kita untuk bercita-cita tinggi, Allah tidak akan merubah keadaan suatu kaum, sebelum kaum itu sendiri yang brusaha mengubahnya , QS:Al-Anfaal.



** Citra diri positif

     1. Penghargaan diri yang tinggi
     2. Hasil>> Harapan yang tinffi
     3. Kinerja hidup lebih baik
     4. Semangat, dan selalu mencari hal baru.
         Contoh nyata:
                  Bilal bin Rabbah adalah seorang muadzin dan penghulu orang-orang di syurga kelak. Ia telah dijamin masuk syurga, bahkan terompanya pun telah terdengar di syurga. Bilal adalah seorang budak yang memiliki fisik yang serba kurang :( Namun, ia adalah seorang yang sholeh. Pegangannya adalah "Allah melihat orang daring ketaqwaannya, bukan dari   fisik, jabatan, harga, dan lain-lain". Sehingga ia pun punya harapan untuk masuk syurga, ia berusaha hingga akhirnya ia dijamin amsuk syurga.


Cara mengubah citra diri negatif menjadi  berefek  positif

Skema::
    Pikiran bawah sadar
    ^^ Negatif>> citra diri negatif
    ^^ Positif>> citra diri positif
Jadi, yang harus diubah adalah pola pikirnya di alam bawha sadar,
Manusia punya pancaran otak yang mengkondisikan  dirinya.. Ada 4 pancaran otak, yang bemanfaat buat citra diri yakni
ALPHA >> Orang yang melamun, tenang, santai, rileks, dan merupakan pintu mausk fikiran sadar
                    (bedoa adalah salah satu aplikasinya ^^)

Subhanallah Islam.. untuk me-refresh otak, mengh-optimis kan hidup, mencari insiprasi, menenangkan
fikiran untuk mencapai yang namanya sinar Alpha, Islam telah memiliki solusinya. Kita ga perlu pergi
ke klub-klub malam buat melupakan sejenak masalah, kita ga perlu jauh-jauh pergi ke pantai, capek-capek mendaki gunung, pergi konser musik, dan sebagainya jika hanya ingin menenangkan fikiran alias menerbitkan
pancaran sinar alpha. Berikut macam-macam kondisi Alpha;

Suasana ruang dan lingkungan yang membantu untuk memasuki kondisi Alpha yaitu 1/3 malam
terakhir. Karena Allah menganjurkan untuk bangun mengerjakan shalat karena Allah akan mengabulkan doa-
doa kita pada saat itu, baca Al-Qur'an, dan ibadah-ibadah lainnya. Misalnya, berdoa memohon ampun ,
ber-muhasabah diri, berkelu kesah kepada sang  khalik hingga air mata menetes, hal itu justru akan membuat
kita akan merasa tenang :')

QS:23: 1 -2 . Kegiatan shalat yang khusyuk. Karena pada saat itu , dia tidak memikirkan problemanya tapi,
sibuk mendekatkan diri pada Allah, dan banyak-banyak berdoa pada Allah, agar diberi kekuatan, dan sebagainya,


Membaca Al-Qur'an dan men-tadabburi makna-maknanya. Karena Al-Qur'an banyak mengandungkalimat-kalimat positif yang berpengaruh pada jiwa. Mulailah biasakan dari sekarang untuk membaca Al-Qur'an serta mentaabburi artinya, ga papalah 2 lembar perhari biar bisa lebih meresapi maknanya


So, Jangan takut melangkah.. TIDAK AKAN MAJU.. SATU LANGKAH PUN, ORANG-
ORANG YANG MALU ATAU TAKUT BERTINDAK




Keep Fighting , Allahu Akbar !!

3 komentar: