Senin, 21 November 2011

(Part 1) Pengantar Komputer.. (Asistensi yg mengesankan, selama 6 bulan bersama KB, AS, RM, AM, AN, H, )

LAPORAN PRAKTIKUM
PENGANTAR KOMPUTER


SISTEM OPERASI WINDOWS

NAMA             : me.. ^^
NIM                  : G31111008
KELOMPOK   : IV
ASISTEN        : 1. MUNANDAR MA’MUN
  2. ANDI FAJAR ASWAN




LABORATORIUM KOMPUTER DAN SISTEM INFORMASI
PROGRAM STUDI KETEKNIKAN PERTANIAN
JURUSAN TEKNOLOGI PERTANIAN
FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS HASANUDDIN
MAKASSAR
2011


I. PENDAHULUAN
I.1        Latar Belakang
            Dewasa ini, teknologi informasi telah berkembang dengan pesat. Banyak hal di era global ini dilakukan dan tak lepas dari teknologi informasi. Setiap saat selalu saja ada perubahan-perubahan yang terjadi, termasuk perubahan teknologi informasi menjadi jauh lebih canggih.
Windows sebagai salah satu sistem operasi yang telah banyak digunakan oleh penghuni bumi ini, terus melakukan perubahan-perubahan untuk menghasilkan produk yang lebih canggih dari sebelumnya dan dapat banyak dimanfaatkan oleh manusia.
Sebagai mahasiswa yang update terhadap perubahan zaman, sudah seharusnya kita berlaku aktif dalam memanfaatkan salah satu operating system ini. Banyak hal yang dapat dilakukan, mulai dari belajar mengetik data dengan menggunakan aplikasi data yang dimiliki oleh Windows, baik itu melalui microsoft excel ataupun microsoft word, membuat presentase, membuat gambar, menggubah lagu, saling mengirim fax, membuat film dengan aplikasi Windows Movie Maker, atau mencoba melakukan inovasi terhadap aplikasi Windows, yang kelak dapat menghasilkan sistem operasi yang jauh lebih canggih dari Windows.
Berdasarkan uraian tersebut, maka materi praktikum sistem operasi perlu dipelajari karena erat kaitannya dengan aktivitas mahasiswa yang sangat berkaitan dengan teknologi informasi seperti dalam hal pengetikan, merancang gambar, dan berbagai penggunaan windows explorer.


I.2        Tujuan dan Kegunaan
Tujuan dari praktikum ini adalah untuk  mengetahui cara menggunakan beberapa aplikasi pada windows (khususnya pada desktop dan windows explorer.
Kegunaan dari praktikum ini adalah agar kita dapat mengetahui cara menyalakan PC, mengubah background suatu desktop, menggunakan toolbar, menggunakan taskbar, dan menggunakan Recycle bin (baik cara menghapus maupun cara membatalkan hapusan suatu data, dan untuk mengetahui cara membuat folder pada desktop).

II. TINJAUAN PUSTAKA
II.1       Sistem Operasi (Operating System/OS)
Perangkat keras komputer tidak akan berarti apa-apa tanpa adanya peragkat lunak. Perangkat keras hanya dapat berfungsi apabila instruksi-instruksi tertentu (software) telah diberikan kepadanya. Namun, karena perangkat-perangkat keras yang dibuat oleh satu pabrik dengan pabrik lainnya mempunyai karakteristik dan cara  operasi yang berbeda, maka dibuatlah perangkat lunak yang berfungsi sebagai penengah antara perangkat keras dengan perangkat lunak. Perangkat lunak ini yang disebut dengan  perangkat lunak  sistem  operasi (operating system). Sistem  operasi berfungsi untuk mengatur semua operasi dari perangkat keras komputer, sehingga pemakai komputer tidak perlu berhubungan  langsung dan mengerti   bagaimana  sistem  kerja  dari  perangkat keras  tersebut (Martono, 2011).
Kerja    dasar     komputer   ini,   seperti mengatur media input-proses-output, mengatur tabel pengkodean, mengatur   memori (baik memori internal maupun    eksternal),   dan   mengatur    penjadwalan    processor.    Contoh  software   kelompok    ini    adalah    Windows,    UNIX,    LINUX,    VMS,     DOS,  dan XENIX (Kuswayanto, 2011).
Sistem operasi adalah (bahasa Inggris: operating system ; OS) adalah perangkat lunak sistem yang bertugas untuk memberikan abstraksi terhadap kontrol dan manajemen perangkat keras serta operasi-operasi dasar sistem. Secara umum, sistem operasi adalah perangkat lunak pada lapisan pertama yang ditempatkan pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, scheduling task, dan antar-muka user. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Kalau sistem komputer terbagi dalam lapisan-lapisan, maka Sistem Operasi adalah penghubung antara lapisan hardware dan lapisan software (Anonim I, 2011).
Lebih jauh daripada itu, Sistem Operasi melakukan semua tugas-tugas penting dalam komputer, dan menjamin aplikasi-aplikasi yang berbeda dapat berjalan secara bersamaan dengan lancar. Sistem Operasi menjamin aplikasi software lainnya dapat menggunakan memori, melakukan input dan output terhadap peralatan lain, dan memiliki akses kepada sistem berkas. Sistem operasi-sistem operasi utama yang digunakan komputer sistem umum (termasuk PC) terbagi menjadi 3 kelompok besar yaitu (Anonim I, 2011) :
1.            Keluarga Microsoft Windows - yang antara lain terdiri dari Windows Desktop Environment (versi 1.x hingga versi 3.x), Windows 9x (Windows 95, 98, dan Windows ME), dan Windows NT (Windows NT 3.x, Windows NT 4.0, Windows 2000, Windows XP, Windows Server 2003, Windows Vista, Windows Server 2008, Windows 7 (Seven) yang dirilis pada tahun 2009, dan Windows 8 yang akan dirilis pada tahun 2012 atau lebih lambat.
2.            Keluarga Unix yang menggunakan antarmuka sistem operasi POSIX, seperti SCO UNIX, keluarga BSD (Berkeley Software Distribution), GNU/Linux, MacOS/X (berbasis kernel BSD yang dimodifikasi, dan dikenal dengan nama Darwin) dan GNU/Hurd.
3.            Mac OS, adalah sistem operasi untuk komputer keluaran Apple yang biasa disebut Mac atau Macintosh. Sistem operasi yang terbaru adalah Mac OS X versi 10.6 (Snow Leopard). Musim panas 2011 direncanakan peluncuran versi 10.7 (Lion).
Sebagian Sistem Operasi hanya mengizinkan satu aplikasi saja yang berjalan pada satu waktu (misalnya DOS), tetapi sebagian besar Sistem Operasi baru mengizinkan beberapa aplikasi berjalan secara simultan pada waktu yang bersamaan. Sistem Operasi seperti ini disebut sebagai Multi-tasking Operating System (misalnya keluarga sistem operasi UNIX). Beberapa Sistem Operasi berukuran sangat besar dan kompleks, serta inputnya tergantung kepada input pengguna, sedangkan Sistem Operasi lainnya sangat kecil dan dibuat dengan asumsi bekerja tanpa intervensi manusia sama sekali. Tipe yang pertama sering disebut sebagai Desktop OS, sedangkan tipe kedua adalah Real-Time OS, contohnya adalah Windows, Linux, Free BSD, Solaris, palm, symbian, dan sebagainya. Program saling berkomunikasi antara satu dengan lainnya dengan Antarmuka Pemrograman Aplikasi, Application Programming Interface atau disingkat denganAPI. Dengan API inilah program aplikasi dapat berkomunikasi dengan Sistem Operasi. Sebagaimana manusia berkomunikasi dengan komputer melalui Antarmuka User, program juga berkomunikasi dengan program lainnya melalui API (Anonim I, 2011).
II.2       Windows
Dimulai dari DosShell for DOS 6 buatan Microsoft dan inginnya Microsoft bersaing terhadap larisnya penjualan Apple Macintosh yang menggunakan GUI, Microsoft menciptakan Windows 1.0. Nama ini berasal dari kelatahan karyawan Microsoft yang menyebut nama aplikasi tersebut sebagai Program Windows (Jendela Program). Windows versi 2 adalah versi Windows pertama yang bisa diinstal program. Satu-satunya program yang bisa ditambahkan adalah Microsoft Wordversi 1 (Anonim II, 2011).
Microsoft pertama memperkenalkan lingkungan operasi bernama Windows pada bulan November 1985 sebagai add-on untuk MS-DOS di respon dengan   kepentingan tumbuh di antarmuka pengguna grafis (GUI). Pada Oktober 2009, Windows telah sekitar 91% dari pasar dari klien untuk penggunaan    sistem operasi di Internet. yang paling terbaru versi klien Windows adalah Windows 7;yang paling baru server versi adalah Windows Server 2008 R2, yang paling baru ponsel, versi Windows Mobile 6.5 (Didik, 2011).
Versi pertama dari Microsoft Windows, versi 1.0, dirilis pada bulan November 1985,  tidak   memiliki tingkat fungsionalitas dan mencapai popularitas kecil, dan untuk   bersaing   dengan   sistem  operasi   Machintosh Apple.   Windows 1.0 bukanlah sebuah sistem operasi yang lengkap, melainkan ia meluas MS-DOS.  Microsoft   Windows   versi 2.0   dirilis   pada   bulan November 1987   dan   sedikit   lebih   populer   dibanding   pendahulunya.   Windows 2,03 (tanggal rilis Januari 1988)  telah   mengubah   OS dari jendela ubin   ke   jendela   yang   tumpang   tindih.   Sebuah   Windows   for   Workgroups 3.11 desktop.    Microsoft   Windows   versi   3.0,  dirilis   pada   tahun 1990. Ini menerima facelift   pada   Windows 3.1,   yang   dibuat   secara    umum   tersedia   pada   tanggal   1 Maret 1992. Pada bulan Juli 1993, Microsoft merilis Windows NT didasarkan pada kernel baru. NT dianggap OS profesional dan versi Windows pertama yang menggunakan preemptive multitasking. Pada tanggal 24 Agustus 1995, Microsoft merilis Windows 95 yang baru dan besar, konsumen versi yang membuat perubahan selanjutnya ke antarmuka pengguna, dan juga digunakan preemptive multitasking. Berikutnya dalam garis konsumen adalah Microsoft Windows 98 dirilis pada tanggal 25 Juni 1998. Windows 98 edisi kedua dirilis tepatnya  pada tahun 1999. Microsoft merilis Windows 2000 pada Februari 2000. Versi konsumen berikut adalah Windows 98 Windows Me (Windows Millennium Edition). Dirilis pada bulan September 2000, Windows Me menerapkan beberapa teknologi baru untuk Microsoft (Didik, 2011).
Pada   Oktober 2001,   Microsoft   merilis   Windows XP , versi dibangun di atas Windows NT kernel yang juga mempertahankan kegunaan berorientasi pengguna Windows 95 dan penerusnya. Pada  bulan April 2003, Windows Server 2003 diperkenalkan menggantikan Windows 2000, produk server  dengan sejumlah fitur baru dan fokus yang kuat pada keamanan. Ini diikuti di bulan Desember 2005 oleh Windows Server 2003 R2. Pada 30 Januari 2007 Microsoft merilis Windows Vista. Ini berisi sejumlah fitur baru dari shell didesain ulang dan  antarmuka pengguna untuk signifikan perubahan teknis, dengan fokus khusus pada fitur keamanan. Microsoft telah mengambil dua rute paralel dalam sistem operasinya. Satu rute telah bagi pengguna rumah dan yang lainnya telah untuk pengguna profesional TI. Rute dual umumnya mengarah ke versi yang lebih besar memiliki rumah multimedia dukungan dan fungsionalitas kurang dalam jaringan dan keamanan, dan versi profesional yang memiliki dukungan multimedia inferior dan jaringan yang lebih baik dan keamanan (Didik, 2011).





III.  METODOLOGI PRAKTIKUM
III.1      Waktu dan Tempat Praktikum
Praktikum pengantar komputer sistem operasi Windows dilaksanakan pada hari Selasa, 20 September 2011, pukul 15.00 selesai, bertempat di Laboratorium Komputer dan Sistem Informasi, Program Studi Keteknikan Pertanian, Jurusan Teknologi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin, Makassar.
III.2                  Prosedur  Praktikum
Berikut beberapa prosedur praktikum sistem operasi Windows yaitu;
1.    Prosedur Menghidupkan PC
a.      Periksalah hubungan dari kabel-kabel yang terhubung ke perangkat komputer, pastikan semuanya sudah terpasang dengan sempurna.
b.      Tekan tombol power [ON] pada CPU dan Monitor
c.      Tunggulah beberapa saat hingga komputer melakukan proses booting, yaitu proses suatu komputer mendeteksi hard disk, floppy disk drive, CD -Room dan CPU (memory, clock, RAM dan lain sebagainya).
d.      Setelah itu muncul kotak dialog untuk mengisi username dan password. Apabila anda menggunakan sistem Windows 98, Windows NT atau Windows XP dan tidak akan menggunakan sistem jaringan, Klik cancel pada kotak dialog password. Proses ini dalam jaringan dikenal sebagai proses otorisasi.

e.      Tunggu hingga layar monitor menampilkan jendela desktop secara sempurna.
f.       Setelah proses otorisasi muncul dekstop. Pada tahap inilah komputer siap digunakan dan anda dapat menggunakan aplikasi sesuai kebutuhan.
2.    Prosedur Mematikan PC
a.    Simpan dokumen dan tutup semua program yang sedang berjalan
b.    Klik tombol start pada desktop menu
c.    Pilih dan klik Shut down
d.    Tunggu beberapa saat hingga muncul tampilan ‘shutting down’  Setelah itu Komputer akan mati dengan sendirinya.
e.   Tekan tombol OFF pada monitor dan penstabil tegangan.
3.    Cara Menjalankan dan Menutup program di Windows
·           Penggunaan Recycle bin.
Menghapus file atau folder tak berarti menghapusnya dari disk seperti mengha-pus tulisan dengan penghapus. Ini lebih seperti memindahkan sesuatu ke tem-pat sampah. Pada Windows, “tempat sampah” ini disebut Recycle Bin. Untuk mengirim file atau folder ke Recycle Bin dapat dilakukan dengan cara;
1.     Pilih item  yang ingin dihapus tersebut, dan tekan tombol Delete pada keyboard. Klik Yes untuk mengkonfirmasi penghapusan.
2.    Juga bisa mengirim file atau folder ke Recycle Bin dengan mengklik file atau folder itu untuk memilihnya, kemudian mengklik kanan, lalu mengklik opsi Delete pada menu shortcut.
3.    Untuk melihat isi Recycle Bin, klik ganda ikon Recycle Bin di desktop.
4.     Untuk memindahkan item dari Recycle Bin dan mengembalikannya ke lokasi asalnya di disk, klik item tersebut untuk memilihnya, lalu klik opsi Restore this item di sisi kiri jendela Recycle Bin.
5.    Untuk secara permanen menghapus sebuah item dari Recycle Bin, klik item tersebut, lalu klik opsi Delete pada menu File. (Anda juga bisa mengklik kanan item tersebut dan memilih Delete dari menu yang muncul.) Klik Yes untuk mengkonfirmasi penghapusan.
6.    Untuk secara permanen menghapus apapun pada Recycle Bin, klik opsi Empty the Recycle Bin di sisi kiri jendela Recycle Bin.
Penting
7.    Setelah digunakan, klik tclose atau tanda kali pada ujung  jendela untuk menutup aplikasi Recycle bin.
4.      Mengubah Tampilan Desktop
Untuk mengubah tampilan desktop pada laptop atau PC dapat dilakukan dengan cara berikut;
1.    Untuk Windows Seven, klik kanan pada desktop . Lalu klik Personalize
2.    Klik “Desktop Background”
3.    Jika kita ingin memilih wallpaper/background desktop pada salah satu gambar di tema, pilih salah satu gambar dari sekian banyak gambar yang tersedia dalam sebuah tema dengan memberi tanda centang. Namun jika ingin memilih gambar lain, “klik Browse”, dan pilih tempat dimana kita menaruh file yang ingin kita jadikan wallpaper. Misalnya, terletak di “Documents”. Maka, klik ““Documents”, pilih folder tempat file tersimpan, klik OK, lalu beri centang pada file yang diinginkan.
4.    Klik “Save changes”.
5.    Background desktop telah berubah.
5.      Mengaktifkan Screensaver
1.    Klik kanan pada desktop dan lanjutkan dengan klik Personalize. Setelah itu akan keluar jendela dari Personalization Setting.
2.    Klik Screen Saver yang ada di bawah theme untuk merubah pengaturan screensaver.
3.    Pilih screen saver yang diinginkan
4.    Pada jendela Screen Saver Setting, pilih screensaver mana yang ingin anda gunakan dan tentukan berapa lama waktu keluar screensaver saat anda tidak menggunakan komputer. Yang paling penting dari langkah ini, beri tanda “Check Box” pada On resume, display logon screen agar komputer atau notebook secara otomatis mengeluarkan “Form Logon Windows” saat anda kembali menggunakan komputer.
5.    Klik “OK” atau “Apply”
6.    Atau dapat juga dilakukan dengan cara klik tombol Start dan ketik Screen Saver pada kotak “Search Box” dan pilih Change Screen Saver”. Lakukan kegiatan 4- 5.
6.      Mengatur Letak Icon pada Desktop
Untuk mengatur letak icon pada desktop, dimulai dengan klik kanan pada desktop, akan tersedia dua pilihan yaitu, “Sort by” dan “View”.  Jika memilih view, akan tampil gambar seperti dibawah ini,
Jika memilih “View”, akan ada pilihan ingin melihat tampilan icons pada desktop dalam ukuran Large icons(ukuran besar), Medium icons (ukuran sedang), Small icons (ikuran kecil). Sedangkan jika memilih “Sort by”, maka akan tampil gambar sebagai berikut;
Jika memilih “Sort by”, maka akan tampil empat pilihan yaitu;
-        Name            =Untuk menampilkan ikon-ikon pada desktop sesuai dari alfhabet.
-        Size=Untuk menampilkan ikon-ikon pada desktop sesuai dengan ukuran atau berat ikon itu sendiri.
-        Item type=Untuk menampilkan ikon-ikon pada desktop sesuai dengan jenis file-nya. Misalnya, JPEG.
-        Date modified=Untuk menampilkan ikon-ikon pada desktop sesuai dengan tanggal  ditampilannya ikon tersebut di desktop.
7.      Menambahkan Shortcut pada Desktop
1.    Klik kanan pada desktop
2.    Klik “New”
3.    Klik “Shortcut”
4.    Klik “Browse” untuk memilih lokasi shortcut yang kita inginkan,
5.    Klik “OK” jika telah menemukan lokasi pilihan
6.    Klik “Next” untuk menerapkannya. Langkah ini dapat juga diterapkan pada windows seven. Jika sudah maka secara otomatis shortcut tersebut akan muncul di menu Quick Launch.
8.      Menghapus Icon di Desktop
1.    Icon yang berada pada taskbar dapat dihapu dengan cara klik kanan pada ikon lalu, pilih “Unpin this program from taskbar”.
2.    Icon yang berada di dekstop, dapat dihapus dengan cara klik kanan pada ikon lalu, pilih “delete”, dan klik “OK”. Maka ikon akan terhapus namun, masih akan tetap ada d Recycle bin. Jika ingin menghapusnya secara permanen, klik kiri ikon lalu, tekan “shift”, tahan lalu tekan “delete”. Dan tekan “OK” maka ikon akan terhapus secara permanen.
9.      Cara masuk di Windows Eksplorer
1.   Untuk cara singkatnya, klik kanan gambar folder pada tampilan show quick launch di taskbar. Lalu pilih “Windows Eksplorer”.
2.   Atau dapat juga dilakukan dengan cara klik tombol Start dan ketik “Windows Eksplorer” pada kotak “Search Box” dan pilih “Windows Eksplorer”.
3.   Atau dapat juga dilakukan dengan cara klik kanan tombol Start, lalu pilih “Open Windows Eksplorer”.
10.   Manajemen file dalam Windows Explorer.
1.    Membuat Folder
Untuk membuat folder baru pada aplikasi Windows Explorer, adalah sebagai berikut;
a.    Klik nama folder atau nama drive yang ingin ditambah folder baru.
b.    Klik kanan pilih New Folder
c.    Berikan nama untuk folder baru tersebut.
2.    Copy-Paste Folder atau File
a.    Klik folder yang akan disalin
b.    Klik kanan pilih copy
c.    Pilih folder yang ingin diisi folder/file  baru
d.    Klik paste
3.    Rename Folder atau File
a.    Klik folder yang ingin di-rename
b.    Klik kanan pada mouse
c.    Klik rename
d.    Ganti nama yang lama dengan yang baru, lalu tekan enter.
e.    Cara singkat dapat dilakukan dengan menekan F2, lalu tekan enter
4.    Menghapus Folder atau File
a.    Klik folder yang ingin dihapus.
b.    Klik kanan pilih delete
c.    Klik Yes untuk menghapus dan No untuk membatalkan perintah. Jika hal itu dilakukan, maka data tidak akan terhapus permanen. Melainkan masih tersimpan di Recycle bin.
d.    Jika ingin menghapus data secara permanen, klik Folder yang ingin dihapus tekan Shift, tahan lalu tekan delete.
e.      Klik Yes untuk menghapus dan No untuk membatalkan perintah.

IV. HASIL DAN PEMBAHASAN
IV.I       Hasil
IV.2     Pembahasan 
V. PENUTUP
V.1       Kesimpulan
Berdasarkan  praktikum sistem operasi, saya dapat  mengetahui beberapa manajemen file, dan penggunaan beberapa aplikasi pada microsoft windows, tepatnya windows explorer dan di desktop yaitu;
1.      Cara menyalakan dan mematikan PC.
2.      Cara menggunakan toolbar.
3.      Cara menggunakan taskbar.
4.      Cara mengubah background pada desktop.
5.      Cara menggunakan recycle bin
6.      Cara membuat folder pada desktop
V.2       Saran
Agar hal-hal buruk yang dapat terjadi dapat diperhatikan sehingga tidak menghambat jalannya praktikum. Contoh hal buruk yang mungkin terjadi yaitu, turunnya tegangan listrik. Jika perangkat pembelajaran misalnya komputer tidak cukup, sebaiknya disampaikan kepada mahasiswa untuk membawa laptop atau note book, atau dicarikan solusi lainnya.

DAFTAR PUSTAKA
September 2011.

Anonim II. 2011. Microsoft Windows. [Online]. Tersedia: http://id.wikipedia.org/wiki/Microsoft_Windows. Diakses pada tanggal 22
September 2011.

Didik. 2010. Sejarah Singkat Windows. [Online]. Tersedia: http://id.shvoong.com/internet-and-technologies/software/1993651-sejarah-singkat-windows/. Diakses pada tanggal 22 September 2011.

Kuswayanto, Lia. 2005. Mari Berkomputer untuk SMP Kelas II. Grafindo Media
Pratama: Bandung.

Martono. 2005. Pembelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi VII. Mediatama: Surakarta.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar