Sabtu, 19 November 2011

(Part 1) Sinopsis Film inspiratif


HEARTY PAWSkorean movie..


Hari ini abis final ujian ilmu tajwid.. khofiyaa ke rumahnya Tika, abis makan-makan khofiyah utak-atik latopnya Tika. Eh, dapat film yang bikin penasaran. Judulnya “Hearty Paws”. Yaudah.. kiki copast tuh film, trus nontoh deh.. Tika bilang filmnya sedih banget… tapi tidak tau kenapa yah, saya belum dapat feel sedihnya-_-. Karena waktu udah agak siang, khofiyaa izin pulang dari rumahnya Tika.
Sampai dirumah lanjut lagi tuh nonton film. Subhanallah.. filmnya emang sedih, dan menguras air mata. MMM … hampir-hampir mirip film-Nya HACHIKO J. Tapi pastinya dong ada perbedaan^.^
Film ini judulnya Hearty Paws, produksi dari negara Korea Selatan. Mmm… kalo dinonton sekarang emang udah sangat lama, karena film ini ketika di nonton memang kentara banget kalo film ini pasti sudah lama sekali.
Film ini bercerita tentang dua bersaudara Chan (oppa) dan Soi (yeo`saeng) yang keduanya masih kecil-kecil. Kalo yang cowok kayaknya umur 16 tahun, kalo yang cewek mungkin umur 9tahun ^^. Kedua anak ini ditinggal mati oleh sang ayah, dan setelah ayahnya meninggal, ibunya pun menelantarkan mereka. Sehingga keduanya dirawat oleh tante mereka, yang juga adik ibunya. Namun, pada akhirnya Tantenya  yang baik hati terpaksa meninggalkan mereka karena suaminya mesti pindah tugas kerja dan tak cukup mampu untuk membawa keduanya. Sehingga sang Tante hanya menitipkan alamat kakaknya kepada Chan. Film ini diawali  ketika Chan mencuri anak anjing sebagai hadiah ulang tahun untuk adik perempuannya, yang sangat ia cintai. Ketika bangun tidur Soi sangat gembira akan hadiah ulang tahunnya, dan memberi nama anjingnya “Hearty”. Mereka bertiga pun selalu bermain bersama. Soi selalu bermain dnegan Hearty sambil menggunakan tas pink cantik pemberian ibunya. Soi dan Hearty selalu menunggu Chan di statiun ketika pulang sekolah. Suatu hari Chan pergi menemui ibunya, namun Ibunya tidak memperdulikannya sama sekali. Hingga akhirnya Soi mendapatkan alamat ibunya itu dan memperlihatkannya pada kakaknya. Chan sangat marah membuat Soi menangis. Namun walaupun begitu mereka cepat sekali berbaikan. Keesokan harinya mereka bertiga pergi bermain di padang Es. Karena tidak tahan, Chan pergi pipis dan meminta Soi untuk tidak pergi kemana-mana. Namun, Hearty malah melihat layangan jatuh dan mencoba untuk meraihnya.Hingga akhirnya Hearty jatuh di es yang telah retak, tenggelam, dan berusaha untuk naik. Melihat hal itu Soi mendekat, dari kejauhan Chan berteriak untuk tidak mendekat karena es nya mudah retak. Namun hal yang ditakutkan pun terjadi. Soi tenggelam dan tak dapat ditolong. She’s dead TT_TT. Untungnya disaat yang bersamaan Hearty berhasil menyelamatkan dirinya sendiri.
Namun hal itu membuat Chan sangat membenci Heart, ia menganggap Hearty lah penyebab meninggalnya adiknya, karena Hearty tak dapat menjaga adiknya.  Chan memutuskan untuk meninggalkan rumahnya, dan Hearty dan senantiasa membawa tas pink adiknya. Dengan naik kereta listrik, Chan tiba di Busan. Hingga akhirnya Chan bertemu dengan anak jalanan, dan ikut tinggal di rumah anak jalanan itu karena memang ia tidak memiliki tempat tinggal di sana.
Tanpa diketahuinya, Chan tinggal dengan seorang wali ilegal yang memiliki anjing sangar bernama Becky, dia mengumpulkan anak-anak yang tidak diketahui orang tuanya/terlantar dan memperkerjakannya sebagai anak jalanan untuk mengumpulkan uang buatnya. Setelah berhari-hari menekuni aktivitasnya sebagai seorang peminta-minta. Sementara itu Hearty berjalan kaki dengan sangaaaaaaaaaaaat jauh demi mengejar majikannya, Chan. Hingga  pada saat Chan selesai bekerja, ia melihat dari kejauhan keributan. Ia mendekat, ternyata Hearty sedang dianiaya (ga tau namanya apa) alias diamankan polisi (kalo ga salah). Chan tidak menyangka kalo Hearty mengejarnya hingga sejauh itu. Ia masih merasa benci pada anjing itu. Namun, didasar hatinya ia masih menyayanginya. Ia pun  mengaku pada sang polisi bahwa ialah pemilik anjing itu, Hearty pun bebas. Walaupun begitu, Chan meminta Hearty untuk tidak mengejarnya lagi. Namun, anjing itu tetap mengikutinya. Akhirnya mereka tinggal bersama dan tentu saja dengan sepengetahuan sang Wali yang kejam. Suatu hari mereka, anak-anak jalanan itu membawa uang hasil bekerja mereka sangat sedikit. Hal itu membuat pengasuh mereka marah. Chan mencoba membela temannya, seorang gadis kecil yang mungkin seusia dengan Soi, yang mencoba untuk melawan. Karen aksinya itu, Chan malah ditinju sama sang Wali sangar. Hal itu membuat Heart menggonggong dengan sangat keras. Tentu saja itu membuat sang Wali naik pitam. Ia mengambil Hearty dan memukulnya hingga lemas. Begitupun dengan Chan. Aksi pembelaan Hearty itu belum membuat hati Chan luluh. Dan hal itu terulang kedua kalinya, pemicunya karena si Hearty dibuat babak belur sama sang Wali akibat diajak bertarung sama Becky. Hearty k.o dan dibuang ke tempat sampah umum, pada saat yang sama Chan tidak ada karena sengaja dibuat jauh untuk sementara dari anjingnya tanpa ia sadari. Ketika pulang, Chan menyadari ketidakhadiran Hearty dan mendengar percakapan anak buah Wali-nya tentang apa yang menimpa Hearty, ia pun menyusul ke tempat sampah umum, namun anjing itu sudah tidak ada. Chan pulang dan mencoba memukul Becky, itu membuat Wali marah, parahnya si Chan mau  dimasukin  ke kandang Becky. Chan kembali dibuat babak belur, namun temannya yang mirip Soi menelpon polisi, merekapun selamat^.^
Di kantor polisi, polisi berupaya untuk menemukan Wali mereka. Namun, Chan memutuskan untuk berpisah dengan teman-temannya, mencoba hidup sendiri. Ia meninggalkan temannya. Tanpa ia sadar, Hearty  mengikutinya. Ia marah, mencoba menendang Hearty anmun sepatunya malah terlempar. Hearty mencoba mengambil sepatu Chan. Entah kenapa hal itu membuat Chan luluh, mereka berbaikan^^ dan bermain bersama.
Tanpa mereka sadari sang Wali yang waktu itu berhasil kabur mencoba mengejaar  Chan dan Hearty, sang becky juga ikut namun sayangnya Becky meninggal ditabrak mobil saat aksi kejar-kejaran itu. Kematian Becky membuat Wali sangar itu sangat marah dan mencoba untuk balas dendam. Sementara itu ibu Chan yang bersiap pergi ke Amerika, saat memeriksa visanya, ia sangat terkejut saat melihat datanya bahwa Soi, anak perempuannya telah meninggal. Itu membuatnya sadar dan mencoba untuk mencari anaknya, Chan untuk meminta maaf.
Chan dan Hearty tidur di kolong jembatan, menyadari Chan yang sakit, Hearty berlari mencari makanan Chan. Setelah merasa agak baikan, mereka melanjutkan perjalanannya yang tidak menentu. Saat berjalan Chan heran kenapa Heart terus menggosok matanya dan jalannya lambat. Ia pun membawanya ke dokter hewan. Ternyata anjingnya kena glukoma akut, membuat Hearty buta karena pencarian panjang dalam mencari Chan. Mereka pulang, Chan mencobap ergi ke suatu tempat untuk membelikan sesuatu buat anjingnya (obat kali yaaa). Namun Heart tidak mau ditinggal. Ia tetap ingin ikut Chan walaupun matanya sudah sangat rusak. Chan pun bercerita pada anjingnya (curhat tuh ceritanya :’”) . Chan berjanji tidak akan meninggalkan anjingnya lagi, karena ia menganggap dialah penyebab Hearty terluka. Hearty lah yang merawat Chan walaupun penglihatannya terganggu. Ia berkata kalo melihat Hearty justru mengingatkannya pada Soi. Ia meminta Hearty untuk jangan sakit, karena ia akan merawatnya. Pada scene ini Chan memeluk hearty sambil nangis :’)
Mereka berdua mencoba pergi ke rumah ibu Chan yang dulu, namun tidak ada orang. Chan kembali tidur di bawah jalanan. Tanpa ia sadari bawahan sang Wali sangar melihat mereka, dan mengabarkannya pada sang Wali. Pada saat itu Chan sedang ditemukan polisi, karena demam Chan di bawah ke kantor polisi untuk beristirahat. Namun, hearty tidak berhenti menggonggong karena Wali sangar membuntutinya, dan mencuri Chan untuk membalas dendam. Setelah berhasil mencuri Chan, ia membawanya ke tempat yang jauh. Namun polisi sadar karena hearty menggonggong sangat keras. Ia sempat melihat nomor polisi mobil sang Wali sangar. Hearty mencoba mengejar mobil yang membawa Chan, walaupun ia cukup jauh tertinggal karena matanya yang sudah sangat rusak.
Sementara itu Chan dilemparkan pada sebuah akuarium dan dipenuhi dengan air. Sang wali nampaknya ingin melihat Chan mati tak berdaya dihadapannya. Tanpa ia sadari, Hearty datang, menggigit Wali itu dan menarik selang yang melumuri Chan. Namun Wali itu MENCOBA BANGKIT memukul Hearty sampai benar-benar tak berdaya. Chan mencoba berdiri dan menyelamatkan anjingnya dengan memukul Wali itu dengan besi. Saat yang sama polisi datang, Chan dengan polisi membawa hearty ke dokter hewan. Dokter berkat kalo Hearty tidak akan hidup lebih lama lagi, saat yang sama Ibu Chan datang dan meminta maaf. Chan marah dan tidak memedulikannya.
Dengan mobil polisi ia kembali ke rumahnya di kampung. Dan ingin menghabiskan seluruh waktunya untuk anjing kesayangannya itu. Chan tidur di dekat Hearty. Keesokan paginya Chan panik karena anjingnya tak ada didekatnya, malah tergeletak dengan sangat lemah di pagar rumah Chan. Ternyata sang anjing pengen ke statiun. Dibawalha ia kesana oleh Chan. Mmm… ternyata sang anjing merindukan Soi. Saat itu, Chan cerita lagi sama si anjing, ia meminta maaf karena telah mencuri Hearty dan memisahkannya dari ibunya. Chan terus meminta maaf sementara Hearty telah menampakkan tanda-tanda akan segera wafat. Walaupun begitu Chan meneruskan ceritanya bahwa ia sangat bangga dan bahagia ketika saat moment bahagia antara Soi, dirinya dan hearty. Dia sangat bangga ada Heart disisinya. Ia menyesal telah membuat Hearty terluka karena dirinya. “Jeongmal jeongmal Mianhae..”He’s said that. Chan sadar kalo Hearty memang akan pergi untuk meninggalkannya. Chan berkata sambil nangis, “Jika kau sangat merindukan Soi, kau bisa pergi dengannya, dan ingat semua waktu indah yang sudah kita bertiga lalui bersama, ok Hearty?.. janji, “Saranghae ba`ma”.  Setelah mengucapkan kata-kata itu, kaki Hearty pun tergeletak ke bawah yang menandakan bahwa ia telah pergi. Chan pun menangis dengan keras, berkata “bangunlah, bangunlah”..sambil memeluk anjingnya itu. Pada saat bersamaan ibunya datang dari bis yang selalu Chan gunakan saat dulu pulang sekolah. Ia pun hidup dengan ibunya. Di rumah kecil mereka. Ibunya sudah tobat. Saat duduk-duduk di rumahnya sambil merenungi kepergian Hearty. Ia mendapati gambar Soi yang isinya itu ada gambar Soi, Chan, Ibunya, dan Hearty yang terlihat sangat bahagia. Melihat hal itu, Chan menitikkan air mata dalam senyumannya.




Hikmah yang diambil dari film ini. Menurut saya, mencobalah untuk berpikir bijak walau dalam situasi yang sangat buruk sekalipun, agar kita tidak menemui yang namanya penyesalan dimasa depan. Mencoba untuk selalu optimis menjalani hidup. Mencoba untuk mengikhlaskan segala apa yang terjadi, tidak berlarut-larut menyalahkan diri sendiri dan orang lain, semua telah diatur oleh Allah. Kita hanya berusaha untuk terus berbuat lebih baik ke depannya.

*mohon dikritik yaa kalo ada salah-salahnya.. gomawoyo ^.^

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar