Selasa, 20 Desember 2011

Part. 3 Materi OP3M XX (Orientasi Pengembangan Pola Pikir Mahasiswa ke-XX) Himatepa UH


Rekayasa Sosial
Kanda Ari-FISIPOL UH

Tidak mungkin kita melakukan/mencapai sesuatu tanpa adanya ilmu tentang hal itu. Intinya kita harus tahu apa yang kita lakukan. Beberapa kesalahan berpikir /intelektual perusak yaitu;
1.    Generalisasi
Contohnya nih, sebagian orang menganggap SMA B itu cewek-ceweknya cantik dan SMA A itu gak cantik. Setiap orang punya pendapat.
2.    Fallacy of Retus peave Determinism
Selalu kembali ke sejarah misalnya, kenapa ada ospek?? Karena tradisi suatu kampus.
3.    Argumentum ad vericundam
Argumentasi yang berlandaskan otoritas. Contohnya,  ada aturan  mahasiswa tidak boleh demo sama polri, sehingga mahasiswa pun patuh.
4.    Poss noc ergo proptier noc
Mengalami sesuatu tapi jelas analisisnya, menganggap suatu hal berasal dari fenomena. Contohnya, mahasiswa selalu pake jeans, ternyata karena pake jeans itu dia selalu mengalami hal-hal yang membuatnya beruntung. Jadilah ia  menganggap jeans tesebut faktor lucky-nya.
5.    Circular reasoning
Alasan yang berputar-putar. Contohnya nih, apa itu agama? Keyakinan. Apa itu keyakinan? Agama.
Rekayasa sosial adalah serangkaian tindakan yang dilakukan secara teratur untuk menghasilkan perubahan sosial, memberi efek pada masyarakat. Contohnya, bergantinya trend pakaian. Selain itu, rekaya sosial tidka memperhatikan apakah perubahan sosial itu efeknya positif ato negatif.
Orientasi perubahan sosial besar (berpengaruh pada orang banyak) terjadi pada aspek misalnya, politik dan ekonomi.  Aspek  ekonomi misalnya, kenapa orang putih itu dikatakan cantik? Agar obat pemutih/kosmetik itu laku. Kenapa model harus langsing? Agar obat langsing laku^^. Jadi, masyarakt modern adalah masyarakt yang selalu emncoba hal yang baru. Peruabhan sosial itu ada karena adanya sutradara dibaliknya. Mislanya nih, iklan jeans itu dimodeli oleh artis cantik. Artis cantik disini berpean sebagai agen atau sarana atau alat sanga sutradara dibalik iklan tersebut untuk membuat terjadinya perubahan sosial atau nama lainnya membuat produk jeans nya terkenal dan tercipta peradaban atau tren memakai jeans di kalangan masyarkat.
Aspek politik misalnya, kenapa Mr.a  mengambil alih statiun TV Gotong TV?? Yakni untuk emlancarkan kampanye politiknya.
Pelamun, perubahan sosia,l yang besar negatifnya. Kenapa? Karena harus ada korban yang terluka setiap kali terjadi perubahan sosial. Terdiri atas trauma yang mengakibatkan adanya korban dan terjadinya kehancuran pihak tertentu, dan terdiri atas piviant.
Metode rekayasa sosial yaitu;
-       Reformasi
Hanya memperbaiki struktur-struktur sosial tertentu yang rusak/spesifik/renovasi ulang.
-       Revolusi
Memperbaiki struktur-struktur sosial secara cepat dan mendasar
-       Great Man
Orang yang berpengaruh/objek yang digunakan sebagai alat untuk melakukan perubahan sosial. Namun, sosok ini sulit untuk ditemukan.
Logika
Dalam UU, orang miskin sengaja dipelihara agar tidak sampai menjadi orang miskin yang sangaaaaat miskin karena jika itu terjadi, mereka dapat bersatu untuk melakukan revolusi, yang mungkin dapat menentang pemerintah. Makanya, di cegahlah titik kemiskinan tidak sampai punya angka yang tinggi
Taktik yang harus dilakukan untuk melakuakn rekayasa sosial secara terencana yakni;
1.    Ideologi
2.    Sosial
3.    Politik
4.    Ekonomi
5.    Moment
Namun, tentu dengan adanya perkembangan teknologi, maka perubahan sosial yang diinginkan akan cepat tercapai.
Model sosial itu seperti sok solid, sok carper (cari perhatian), dan simbolitas.
Budaya pas modern à hyperealitasà dimensi 1 ? semua citra-citra baru. Contohnya nih, orang EMO melihat style modern yang cocok dengannya adalah EMO.



4 Pilar Kebangsaan
Kanda Irfan-HIMATEPA UH

Empat pilar kebangsaan yakni;
1.    Pancasila
Dari bahasa sanskerta panca artinya lima dan sila berarti dasar. Orang yang berideologi pasti memiliki ilmu pengetahuan karena alurnya, pengetahuanà ideologià pandangan hidupà metodeà strategi. Dalam pembuatan Pancasila, melalui proses panjang. M. Yamin dalam sidang BPUPKI menetapkanb beberapa sila untuk Pancasila, dasar negara Indonesia. Namun, Bung Hatta menolaknya karena tidak sesuai dengan latar belakang budaya Indonesia, hal tersebut juga disebabkan karena M. Yamin tak pernah memikirkan tentang peradaban. Jadi, Pak Sukarno juga mencetuskan pemikiran-pemikiran radikalnya seperti peri Ketuhannan, dan peri Internasionalisme.
2.   UUD’45
Semua peraturan UU atau Undang-Undang, rujukannya adalah UUD’45
3.   NKRI
Tercermin pada makna simbol-simbol yang terdapat pada badan burung Garuda, lambang negara Indonesia. Penyebab bobroknya Negara kesatuan Indonesia adalah ;
-      Mengembangkan sesuatu yang tidak sesuai dengan potensi Indonesia
-      Masyarakat Indonesia ingin bebas, sebebas-bebasnya seperti negara liberal
-      Warga masyarakat cenderung menuntut haknya padahal belum melaksanakan kewajibannya.
4.   Bhinneka Tunggal Ika


Hakikat Organisasi
Kanda Fitrah - HIMATEPA UH

Organisasi adalah kumpulan dua orang atau lebih yang bekerjasama dan berlembaga dalam kesatuan tujuan dan visi yang mengakomodir kepentingan bersama. Urgensi organisasi adalah dimana ada manusia, pasti ada organisasi. Karena manusia tak dapat hidup tanpa orang lain. Setiap orang lain pasti butuh orang lain, karena itu adalah fitrah nya sebagai makhluk sosial.




Tipe organisasi ada dua yaitu profit dan nirlaba. Profit tujuannya untuk mencari keuntungan, sedangkan nirlaba tidak butuh keuntungan misalnya, organisasi-organisasi kemahasiswaan. Melalui manajemen organisasi, kita dapat mengatur orang agar bisa mencapai tujuannya. Perangkat manage organisasi terdiri atas;
1.       Struktur
Pembagian tugas yang jelas dalam organisasi yang ter-manage
2.      SDM
Orang-orang dalam organisasi yang slaing membantu
3.     Infrastruktur
Keseluruhan konsep yang meliputi sistem dan proker.
   Jadi, mustahil suatu organisasi tidak memiliki tujuan.








Kegiatan organisasi memberi efek pada diri sendiri dan masyarakat. Tujuan yang dimiliki organisasi ada yang jangka panjang, menengah, dan panjang. Suprastruktur adalah segala perangkat-perangkat yang dibutuhkan oleh organisasi, bersifat material seperti, kesejahteraan, Pola manajemen organisasi yaitu;
1.       Planning (Perencanaan)
Plan terdiri atas output, proses, dan input. Kalo plannya jelek maka hasilnya pun jelek, begitupun sebaliknya. Metode untuk buat plan yaitu;
-      Realistis/terjangkau
-      Konstektual/sesuai konteks
Perencanaan yang buruk terjadi apabila pelaku organisasi tidka melihat segala aspek dengan teliti, sehingga hasilnya jelek.
2.      Organising (Pengaturan)
Kita harus tahu potensi setiap anggota kita, baru diatur dia akan ditempatkan maksimalnya di bagian apa.
3.     Staffing (Penempatan)
4.     Actuating (Tindakan)
Melaksanakan proker (progrma kerja)
5.     Controlling (Mengontrol)
Mengontrol bagaimana proses pelaksanaan proker di lapangan agar tidak berlebih dan tidak kurang porsinya. Proses evaluating/evaluasi masuk di Controlling. Evaluasi adalah proses mem-flashback apa-apa saja yang telah dilakukan (empat langkah sebelumnya), untuk melihat adanya kekeliruan atau tidak. Terkadang terjadi accidently dalam evaluasi.


Walllahu'alam :)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar