Minggu, 15 Juli 2012

Part. 1 Penataran Seputar Ramadhan 1433 H (little thing.. untuk saudariku)


PSR 1433 H @Masjid Kampus Universitas Hasanuddin
“Menjadi Muslim Kaffah dalam Madrasah Ramadhan”
17-18 Sya’ban 1433 H/ 7-8 Juli 2012 M


Jejak Para Salaf dalam Menyambut Ramadhan
Ustadz Fadlan Akbar, Lc (Alumnus Ibnu Sa’ad Univ.; Lipia Jakarta)

v  Bulan ramadhan disebutkan Allah Subhanahu Wata’ala  dalam Al-Qur’an-Nya, dan memiliki keutamaan-keutamaan yakni;
1.       Bulan puasa dan qiyamul lail
2.       Bulan ibadah dan bertakwa
3.       Bulan kemenangan untuk mendapatkan syurga
4.       Bulan al-Qur’an
5.       Bulan Ampunan dan kasih sayang Allah
6.       Bulan kesabaran dan jihad di jalan-Nya
v  Jatah umur umat Nabi Sallallahu’alaihi wasallam sangatlah singkat, oleh karenanya diganti dengan satu bulan yang merupakan bulan untuk mendapat kemuliaan dari Allah. Hal tersebut berbeda dengan keadaan umat-umat terdahulu yang diberi jatah umur yang panjang untuk mengumpulkan amal, hingga usia ribuan tahun.
v  Keutamaan orang yang syahid
1.       Diperlihatkan tempat duduknya di  syurga
2.       Diampuni dosanya sejak darahnya pertama kali menetes
3.       Bagai satu permata yang lebih baik dari dunia dan seisinya
4.       Dinikahkan dengan 70.000 malaikat
v  Orang yang berjumpa dengan bulan ramadhan lebih mulia daripada orang yang telah melakukan amalan terbesar  (misalnya, syahid) dan orang yang tidak berjumpa dengan bulan  ramadhan.
v  Orang-orang terdahulu di masa Nabi Sallallahu’alaihi wasallam, sekalipun ramadhan telah pergi selama 6 bulan bahkan setahun, mereka seringkali risau karena sangat-sangat ingin bertemu bulan ramadhan yang disadari sangat mulia.
v  Di bulan ramadhan, Allah akan mengabulkan doa semua orang yang beriman, melipatgandakan pahala amalan wajib maupun sunnah. Mengerjakan amalan dibulan ramadhan juga setara dengan 70 amalan wajib di luar bulan ramadhan. Selain itu, kalo berniat puasa ramadhan karena Allah, maka pada saat itu juga Allah telah mengampuni kita. Bukan hanya setengah bulan terakhir seperti yang kebanyakan beredar di masyarakat. Di bulan ramadhan Allah membelenggu syaithan, menutup pintu-pintu neraka, dan membuka pintu-pintu syurga.
Dari Abu Hurairah, Rasulullah Sallallahu’alaihi wasallam bersabda:
“Jika malam bulan ramadhan telah masuk syaithan-syaithan dan jin jahatpun dibelenggu pintu-pintu neraka akan ditutup sehingga tidak ada satupun yang terbuka, pintu-pintu syurga dibuka sehingga tidak satupun yang tertutup”
Lalu terdengar seruan
Wahai orang yang menginginkan kebaikan bersegeralah kalian, dan wahai orang yang menginginkan keburukan berhentilah. Dan Allah memiliki hamba-hamba yang dibebaskannya dari neraka dan hal ini terjadi setiap malam dibulan ramadhan.
(Tirmidzi)
Melalui Hadist diatas,  kita bisa metik pesan yaitu jangan pernah berniat untuk hal-hal buruk dibulan ramadhan misalnya nih..
-          Membuka aurat, baik diluar apalagi dibulan ramadhan
-          Membuka restoran disiang hari
Hal tersebut harus dihindari, jika terbersit niat.. maka harus secepatnya ditepis, jangan sampai dilakukan.
v  Jejak para salaf menyambut bulan ramadhan
1.       Perasaan bahagia, gembira, sukacita
2.       Doa
3.       Ucapan selamat akan datangnya bulan ramadhan (kepada para sahabat-kerabat)
4.       Tekad yang kuat
5.       Gairah beribadah yang berlipat ganda
Perasaan tersebut terpancar diwajah Nabi Sallallahu’alaihi wasallam, dan sahabat-sahabat-Nya. Orang-orang dahulu (shalafush shalih) senantiasa berdoa untuk bertemu bulan ramadhan, enam bulan sebelum ramadhan datang. Pada enam bulan setelahnya mereka berdoa agar amalannya diterima.
v  Sebelum masuk bulan ramadhan, mereka  sudah banyak melaksnakan amalan-amalan kebaikan. Beberapa diantaranya yakni;
ü Amru bin Qais, seorang pedagang sukses yang punya toko yang  besar (beliau juga seorang ahli ibadah). Ketika bulan sya’ban tiba beliau pun segera menutup tokonya dan membaca Al-Qur’an. Para salaf tidak memiliki pemikiran bahwa bulan ramadhan merupakan kesempatan kita dibuka untuk berdagang/bisnis dunia.
ü Hasan bin Shaleh. Ia memiliki budak wanita yang ia jual sebelum bulan ramadhan tiba. Saat masuk bulan ramadhan, budak tersebut bertanya kepada majikan barunya; Mengapa ia begitu sibuk mempersiapkan makanan untuk memasuki bulan ramadhan. Oleh karenanya ia meminta untuk dikembalikan kepada majikannya terdahulu, yang sepanjang tahunnya adalah ramadhan.
v  Mujahadahnya Salaf (misalnya nih, baca Al-Qur’an) sangat sulit ditandingi oleh generasi akhir. Amalan mereka dibulan ramadhan mislanya nih;
-          Mereka meliburkan khlaqah-khalaqah ilmu mereka seperti belajar tahsin, fikih, dan sebagainya.
-          Mereka menyibukkan diri dengan tilawah dan sedeqah.
v  Allah Subhanahu Wata’ala memberikan manusia kekuatan fisik dan roh. Ada Aswad bin Yazid , beliau khatam al-Qur’an setiap dua hari. Ada juga manusia yang kuat fisiknya namun, melangkahkan kaki ke masjid tidaklah mampu. Sebaliknya walaupum telah lanjut usia, namun masih sanggup puasa sunnah senin dan kamis.

Wallahu’alam
<<to be continued.. ^^v


Dunia tidak lebih berharga dibanding selembar sayap nyamuk; jika ia berharga.. maka Allah tidak akan memberi orang kafir walaupun seteguk air.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar