Selasa, 09 Juli 2013

Di Penghujung Sya'ban....

Waktu pada akhirnya mengantarkanku di penghujung bulan
Sya’ban...
Aku tak menyangka sejauh ini
nafasku masih bertaut dengan raga,
dan aku Alhamdulillah masih memegang syahadat tauhid, insya Allah
Tahukah kau? Ini adalah kesyukuran terbesarku..
Hidup dalam keindahan Islam
Walhamdulillah, wasyukurillah..
Dan tinggal menghitung jam lagi, Ramadhan pun menjelang
Seseorang pernah berkata, “pede banget bisa ketemu bulan ramadhan,.... perbanyak istighfar...”
Waww!! Nyentuh banget.. terus terang, saya merasa terenyuh dengan kata-kata itu..
Tak ada yang menjamin, sama sekali tak ada jaminan bahwa esok raga ini..
masih dapat menghirup sejuknya pagi,
merasakan damainya suasana pagi,
bertemu cerahnya sinar mentari..
Hati ini, diri ini, jiwa ini.. tak luput dari dosa.. hanyalah seorang hamba yang lemah..
Allah tak pernah luput dari perilaku hambanya, bahkan hingga di dasar hati ini sekalipun, Dia Mengetahuinya
Aib dosa yang telah terlanjur diperbuat, segalanya tentu saja telah tercatat di kitab amalan perbuatan kita
Namun, Allah masih saja menutupinya dari orang-orang disekitar
Subhanallah.. betapa baiknya Allah..
Terkadang aku berpikir, masya Allah betapa jahatnya diri ini setelah beribu-ribu bahkan tak dapat terhitung Maha Baiknya Allah pada diri ini?
Kasih sayangNya melebihi kasih sayang seorang ibu kepada anaknya,
Namun... Murkanya pun tak ada yang menandinginya
Setiap waktu aku senantiasa berdoa, agar Allah menjagaku dari jurang maksiat..
Dengan ketidakstabilan iman ini... siapa lagi yang dapat aku harapkan untuk menjagaku dari perbuatan buruk kalo bukan Allah..?
Sungguh bencana terbesar... kala tanpa disadari diri ini telah jauh dari-Nya, aku pernah merasakannya.. rasanya, hidup ini terasa hampa.. aku seperti berjalan tanpa arah.. betapa menyedihkan bukan?
Ahh.. aku sungguh tak ingin kembali
Bagaimana denganmu?
Kawan.. aku tak tahu kapan malaikat maut datang menjemputku, menit berikutnya aku tak bisa menjamin... jika engaku pernah aku sakiti.. mohon bukakanlah.. sedikit ruang dari hatimu yang lembut untuk memaafkanku, semoga Allah membalas kemurahan hatimu kawan
Keep istiqamah.. keep muhasabah
Love you lillah :’)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar