Minggu, 18 Agustus 2013

Hidup Pasca Putus, kadang sulit Move On


Sebagai seorang wanita yang pernah ngerasain begituan hehehe
Rasanya gak ada salah nya sedikit berbagi
Entah kenapa.. kata “cinta” selalu saja tak ada matinya untuk dibahas
Hehe entahlah.. mungkin karena hidup setiap orang senantiasa diliputi cinta
Aha! Tentu saja cinta dari sang Rabb nya
Beberapa jiwa yang insya Allah dicintai oleh-Nya (aamiin)
Terkadang memulai cerita gundahnya padaku
Mungkin sangat disesalkan.. mungkin.. menjadi korban pahitnya, dan menyakitkan hubungan yang aku pun tak tahu kenapa bisa namanya “pacaran”.
Tapi aku bersyukur kepada Allah... karena takdirnya akhirnya hubungan haram itu berakhir sudah *horray horray^^  yaa.. walaupun beberapa jiwa masih merasa –ada rasa-
Well.. ini agak sulit... mungkin bagi beberapa kaum hawa untuk melupakan sekejap mata “orang” yang yahh.. senantiasa setia menghiasi hari-hari beberapa hari yang telah lalu *aduh kayak iklan deodorant aja ^^
Hingga akhirnya berada pada suatu kesimpulan..
Ahh.. sulitnya Move On

Sebagai salah satu generasi muda di abad 21 ini hihihi
Beberapa tips ala khofiyaa yang insya Allah sudah dibuktiin sendiri buat move on dari si Doi
1.      Kala kau butuh sandaran untuk meluapkan segala yang engkau rasakan.. yang menjadi kegundahan hatimu, maka ingatlah Allah, ceritakan segalanya pada-Nya.. : ) kapan saja.. Dia akan senantiasa ada untukmu, dan Dia akan mendengar kan segala yang mungkin akan terasa berat untuk kau ungkapkan di hadapan ummi, dihadapan abi, bahkan sahabat mu sekalipun. Resapi, sampaikan segalanya, Aku yakin, hatimu akan menjadi tenang. Karena hanya dengan mengingat Allah maka hatimu menjadi tenang : )


"(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram." [QS 13:28]
2.      Kata ust. Aa Gym, hidayah itu sebenarnya ada disekitar kita. Tergantung kita bergegas untuk meraihnya atau malah masih mikir ribuan kali untuk menggapainya. Masih kata dia nih, hal itu sama halnya kala kita berada dalam suatu ruangan gelap.. sebenarnya ruangan itu tidaklah gelap, hanya saja kita tidak bergegas untuk mendapatkan cahaya  entah dengan membuka jendela, ataupun membuka pintu.
.
.
.
Nah, kala kau telah mendapat cahaya itu, hidayah itu.. maka patutlah kita bersyukur karena Dia telah memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya.
Kala kau telah meluapkan segalanya kepada-Nya, maka mulailah senantiasa
meng-intenskan hubunganmu pada-Nya. Bisa dengan mengaji, shalat fardhu+rawatib, ikut majelis ilmu agama, membaca dzikir pagi dan petang, serta bergaul dengan orang sholeh. Why? Soalnya denganbegitu kamu insya Allah akan senantiasa mengingat Allah.. tentu saja dengan mengingat Allah maka hati ini akan tenang, kenapa? Karena Allah lah yang memegang hati manusia, : )
3.      Syarat terpenting, lakukanlah dengan tulus... berdoa banyak-banyak.. berdoa dengan suara lembut, senantiasa berharap dikabulkan . The point is!! Jangan berlepas diri dari rahmat Allah.. karena dialah yang Maha pemberi Rahmat, Maha Penyayang. Sebesar gimana pun kasih sayang orang tua, apalagi si.EX, maka tak bisa dibandingkan dengan kasih sayang Allah padamu yang  sungguh tak tertandingi. : )
Coba deh, kamu ingat-ingat lagi.. Allah senantiasa ada untukmu kan?? : )
4.      Nah, terkait belajar “ilmu agama” nih.. Ini menjadi suatu yang wajib, why? Soalnya menuntut ilmu agama yang kontinyu insya Allah  bakalan bisa meng-istiqamahkan kita di jalan yang bener, senantiasa ada yang menasehati untuk tidak mudah galau, dan tidak mudah rapuh lagi. Kenapa? Karena teman-teman dalam majelis ilmu agama tersebut, insya Allah akan senantiasa memberikan nasehat yang menyejukkan, yang tentu saja ... insya Allah nasehatnya akan mendekatkanmu lagi kepada Sang Pencipta. Kala kau mengingat-Nya lagi, maka hatimu kembali menjadi tenang : )
Makanya, jangan setengah-setengah menuntut ilmu agama, biar masa “penyembuhan luka” mu bisa cepat sembuh dan sembuhnya awet, insya Allah : )’
Eits,, hidup di akhir zaman kayak sekarang nih, kudu hati—hati juga ya Sob, dalam milih-milih majelis ilmu agama. Jangan sampai niat baik kita untuk menjadi lebih baik, malah jadi gak kesampaian. Pilih yang gak keluar dari al-qur’an dan sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam
: )
5.      Abis itu... mulai cari kesibukan baru, anak muda macam kita nih.. bukan jamannya lagi buat diam menyendiri di kamar mendengarkan lagu galau atau buang-buang waktu yang gak efisien dan efektif di mall, tempat karaoke, ataupun tempat-tempat lainnya, soalnya yakin deh... penyakit galau nya pasti bisa kambuh lagi hihihi emang mau?? Ga mau kan?
Nah, yuk mari... kita mencoba segala hal yang bisa jadi penyaluran bakat kita nih mumpung masih muda, sapa tau aja dari situ kita bisa membuat banyak prestasi.
Misalnya nih,
Kamu itu suka nulis... so bisalah kamu coba nuangin segala jenis perasaan kamu  dengan membuat puisi, artikel, dan macam-macam walaupun semuanya berawal dari buku diary, daripada membaginya di sosmed yang orang lain yang “mungkin” kamu harapin untuk memperhatikannya belum tentu memperhatikan atau memberikan perhatian yang kita harapkan atau memberi saran ataupun coment yang kamu butuhin :’) untungnya lumayan, bisa lebih mengasah bakat kamu untuk nulis.. bisa  bikin lega, bisa coba ikut beragam lomba nulis, dan meraih prestasi gemilang,
insya Allah
Kamu suka masak... kamu bisa manfaatin teknologi dengan mencari resep-resep terbaru dan memulai untuk berkreasi dan berinovasi
Kamu ngerasa suara kamu... merdu, yuk... salurkan bakat kamu untuk menjadi pembaca al-Qur’an yang handal, selain berpahala... insya Allah akan menghadirkan ketenangan : ) gak mesti langsung jadi pembaca qur’an atau Qori’ yang Wow, yuk.. mulai sedikit sedikit step by step.. dan kamu bisa menularkannya pada banyaaaak orang disekitar kamu. Sekarang bahkan udah banyaaak tempat ataupun wadah untuk belajar mengaji dengan bener. Just call me if u need any help ;)
Etc. Apapun minat kamu, niatin semuanya karena Allah.. bukan untuk mencari perhatian manusia alias riya’ ataupun dengan niatan yang mungkin bisa jadi gak berkah example nih, balas dendam *wadddooh gak banget.  insya Allah apa yang dilakuin lillahi Ta’ala akan  menuai pahala yang berlimpah, aamiin.
6.      Kala kita menuntut ilmu agama, kita punya banyak kesempatan untuk mengamalkan ilmu yang udah kita peroleh. Example, nih belajar jadi anak yang gak lagi suka bentak-bentak orang tua, belajar jadi anak shalatnya gak bolong-bolong lagi, gak bakal diam aja kalo liat temannya lagi makan berdiri pake tangan kiri. Insya Allah semua pengamalan ilmu agama tadi akan mendatangkan pahala yang belipat-lipat, well..jangan dibarengi dengan riya’, ujub, dan penyakit hati lainnya yaa.. dan mulailah sedikit demi sedikit (tapi komitmen untuk konsisten), karena mungkin.. akan terasa sulit bagi beberapa orang untuk mengubah suatu kebiasaan (sippp.. ini juga berlaku buat aku.. !)
7.      Jika putus dengan dia..menimbulkan kebencian, yuk kita belajar memaafkan.. sedikit demi sedikit. Allah aja mudah maaafin kita yang dosanya menggunung, yuk yuk belajar memaafin.. gak Cuma pas mau ramadhan atau moment ied (Oke..!! nasihat ini berlaku buatku juga))
Jika berhubungan dengannya dulu, kini menuai penyesalan.. maka bersyukurlah banyak-banyak karena Allah memilih jalan itu (putus) untuk mengakhiri hubungan yang jika diterusin bakalan menghadirkan penyesalan yang berkepanjangan kelak.
8.      Kala kau menuntut ilmu agama secara kontinyu, maka kau pun mendapat pembenaran dari yang salah, dan penafian dari apa yang selama ini dianggap benar tentang segala hal. Mungkin kita punya 1001 alasan  PACARAN itu BOLEH BOLEH SAJA. But, jelas... aktivitas itu punya JUTAAN mudharat jika dilakuin sebelum nikah. Dari sini juga kamu bakal paham, sebenarnya hubungan lawan jenis macam apa sih yang udah ditetapkan sama Allah buat kita. Kita percaya Allah itu Maha Penyayang pada umat-Nya, maka udah pasti segala yang di tetapkan-Nya akan menuai berkah, pahala, ketenangan, dan menjauhkan kita dari dampak-dampak negative yang bakalan ngerugiin kita sebagai kaum Hawa.... Seperti yang udah aku bahas di artikel-artikel sebelumnya.... say No ! segala macam bentuk hubungan terlarang pra nikah hehehehehe.. yuk mari yuuk sama sama kita menghindarinya (Fine... nasehat ini juga berlaku buat aku))
Semoga dengan kita menjaga kesucian dan kesholehan kita (aamiin) , Allah bakalan menyimpankan satu lelaki sholeh kelak buat kita , aamiin.. yuk sama-sama bilang “aamiin”.
9.      Dengan begini.. kamu bukan lagi siap buat MOVE ON, tapi juga ready > MODE ON to ACT ! : )
Jjangjjangjjang ... fighting cingu deul.. semangat MUSLIMAH SHOLEHAH ^^v Allah always beside u 24/7


Well, semua mengkin terasa “omongan belaka”
 but.. Alhamdulillah.. dengan beberapa step diatas, saya  yang juga pernah terjerat akhirnya bisa lepas juga : )
Yuk kita belajar jadi cewek yang gak mudah..
Gak mudah disentuh sentuh
Gakmudah dipegang pegang
Gakmudah dimainin
Gakmudah ditaklukkan oleh lelaki yang beraninya cuman hubungan sebelum nikah hihihihihihihi ^^

Oke.. bismillah

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar