Minggu, 18 Agustus 2013

Syukur Bikin Hati Adem


Hidup ini Subhanallah nyatanya indah sekali, tergantung gimana menanggapi. Ketika kurasakan  ketulusan senyum mengaliri wajahku, saat itu pula aku merasa bahagia. Bahagia.. kala mensyukuri apa yang Allah telah titipkan, apa yang telah digratiskanNya. Gak harus terus menerus melihat ke atas yang tanpa disadari bisa bikin hati makin runyam, gelisah, karena ada rasa, ada kata seperti ini "aku juga mau itu....", sesaat rasa tamak pun mengekang. Boleh saja membandingkan diri dengan orang lain. Dalam cakupan finansial, aku pernah membaca... Lihatlah orang dibawahmu maka kamu akan lebih bersyukur. Namun, menurutku boleh boleh saja melihat ke atas Namun aku rasa resikonya bisa lebih fatal, positifnya bakal bikin kita sadar kalo sebenarnya masih ada yang finansialnya lebih besar dibanding kita, dan lebih dermawan dibanding kita. Hal itu bakal  memacu kita untuk mencontoh perilaku terpujinya yang penderma. Selain itu masih ada yang lebih Kaya, Maha Kaya, kekayaanNya meliputi langit, bumi, dan diantaranya. Yup! Sapa lagi kalo bukan pemilik ruh ini, Allah subhanahu wata'ala. Saat merenung demikian, rasanya hati ini adem lagi..  Ahh.. Astagfirullah, astaghfirullah.. Rasanya raga ini tak pantas untuk berbangga. Nah, negatifnya kalo kita melihat ke atas, akan ada rasa untuk memenuhi keinginan untuk setara dengan atau lebih dari orang yang level finansialnya di atas. Mungkin aja segala cara bakalan  ditempuh.
Dari Abu Hurairah radhiallhu anhu ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasalam bersabda: “Lihatlah siapa yang berada di bawah kalian dan jangan melihat orang yang berada di atas kalian. Sebab yang demikian lebih patut agar kalian tidak memandang remeh nikmat Allah Ta’ala atas kalian”. (Muttafaq Alaihi)
Riwayat Imam Bukhari [6490], Muslim [2923], serta Ahmad [9886]

Aku pikir ini adalah pekerjaan yang melelahkan dan menguras tenaga, jiwa, pikiran, dan waktu. Rasanya ngomong itu gampang, jalaninnya itu loh baru tantangan, hehe.. Apalagi saat bulan ramadhan berakhir para syaithan dan bala tentaranya bakalan mulai lagi membisikkan kejahatan ke dalam dada manusia. But anyway, kalo aku pikir pikir memang membahagiakan sekali jadi pribadi yang baik hati, coba deh.. Aku jamin bakal bikin hati kamu adem dan terus bersyukur, aku pernah mencobanya. Kebaikan bergandengan dengan keimanan. But, harus tetap sabar soalnya kalo mau jadi orangbaik aku yakin cobaan nya juga bakalan besar, seperti kata Allah dalam firmannya yang artiny, mana mungkin kita dikatakan beriman kalo kita tidak diuji?

Dalam cakupan mmm.. Satu kata ini "cantik". Cewek cewek bolehlah merasa cantik, merasa indah hehe. Soalnya apalagi ciptaan Tuhan yang merupakan perhiasan paling indah di bumi ini kalo bukan wanita ? Wanita sholehah pastinya hehehe. But, satu kata ini kalo aku renungkan ternyata bisa bikin penyakit hati juga loh. Pernah baca atau nonton kisah snow white belum? Semua pasti tahu+paham kejahatan yang dilakukan sang ibu tiri untuk menyingkirkan orang paling cantik di dunia. Wahh.. walaupun hanya dongeng, Kebangetan kan? Yup, bakal melahirkan iri juga. Yaa.. Mirip miriplah sama kasus finansial diatas. Rasanya gak pintar bersyukur kalo kita terus mengeluh, menuntut ini itu padahal wajah kita, tubuh kita, gak bisa dikategorikan sedang kena penyakit. Tapi, menurut aku beda cerita kalo misalnya ada sesuatu yang kita inginkan dari tubuh kita lantas kita berusaha untuk menggapainya, hingga suatu hari diperoleh hasilnya, kita pun menerimanya dengan lapang dada  takdir Allah terhadap hasil ikhtiar kita. Misalnya, pengen berat badan naik=makan banyak, searching cara naikin berat badan; mau tinggi=olahraga, searching faktor faktor yang bisa bikin badan tinggi, etc. Sekali lagi nih, ini menurut aku. Aku rasa gak papa menganggap diri kita cantik, gak peduli whatever they say. Setidaknya itu bakal mencegah kita jadi orang yang minder-an alias rendah diri.  Tapi, jangan sampai merasa jadi yang TERcantik. Soalnya bakalan menghadirkan rasa tamak atau gak mau punya saingan. Reader gak mau kan punya sifat kayak ibu tiri putri Salju ? :) semua pasti pengen jadi putri salju yang cantik luar dan dalamnya, aamiin . Well, back to topic. Kalo dipikir pikir lagi dan emangnya harus dipikir, bersyukur  memang cara paling ampuh untuk melunakkan nafsu duniawi yang keterlaluan, dan cara ampuh untuk bikin kita jadi wanita yang senantiasa bahagia dan tawadhu alias rendah hati : )


Terjemah qur’an surah Ar Rahman ayat 16
Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

Terjemah qur’an surah  Ali Imran ayat 190-191
"Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka." 

Terjemah qur'an surah Al-A'raf ayat 58
Dan tanah yang baik, tanaman-tanamannya tumbuh subur dengan seizin Allah; dan tanah yang tidak subur, tanaman-tanamannya hanya tumbuh merana. Demikianlah Kami mengulangi tanda-tanda kebesaran (Kami) bagi orang-orang yang bersyukur.


Yuk, jadi wanita cantik ^^

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar