Rabu, 04 September 2013

KL oh KL


“Terjebak nostalgia”, agak berlebihan namun saat ini suasana hati sedang rindu pada keadaan yang pernah dijalani.
Walaupun sehari.. bersamanya Oh Kuala Lumpur..
Nggak tau kenapa, tiba-tiba merindukan moment dimana kami melalui perjalanan kurang lebih selama 8 jam lamanya diatas bus dengan banyak cerita di dalamnya.
Bersama teman baruku yang juga satu fakultas (walau beda jurusan), ummi, hehe.. dan rombongan murid-murid seventeenager Makassar, kami melalui perjalanan dari kuala lumpur menuju Johor bahru. Melewatkan terbitnya mentari, hingga menyambut datangnya rembulan bersama-sama.
Perjalanan itu sungguh mengesankan.. berbagi cerita bersama ummi juga gak ada habisnya, mulai saling berbagi cerita akan masa-masa pengkaderan mahasiswa baru hingga hal-hal konyol yang aneka macam jenisnya.
Perjalanan itu cukup aku rindukan, kala terakhir bersama humairah (hp tercinta), mendengarkan channel radio melayu yang subhanallah jernih dan kocaknya.. dan kini humairah sudah tak lagi disisi :’)
Mata tak henti-hentinya disuguhi oleh rindangnya pepohonan, dan mulusnya aspal yang kami lalui
Tanahlapang, bahasa asing yang cukup lucu kala aku membacanya, serta kerlap kerlipnya lampu kota yang menyambutku kala ku tiba di Johor. Malamnya sangat indah.. jalannya jauh dari kata gelap, sangat terang.
Rupanya 8 jam tak berhenti disitu... aku cukup terkejut melihat pasarmalam yang masih ramai pengunjung, walau dengan penuh perjuangan mencari money chang di malam hari, akhirnya kesampaian juga jajan baju adat melayu buat ummi, yang modelnya mirip-mirip dengan yang anak Malaysia gunakan saat belajar kedokteran di kampusku.
Night market masih hidup.. beragam khimar, serta dress cukup biikin mata melek.
Setelah puas.. kembali ke kamar untuk beristirahat
Ahh..aku merindukannya, semoga ada waktu untuk kembali..aamiin : )

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar