Minggu, 14 September 2014

Take a minute, Tahan Amarahmu




sourch:  kucinghilang.tumblr.com

Entah memulai dari mana
Sesaat hatiku  remuk
Sesaat hanya sesaat
Kala aku merasakan (lagi) kebingungan yang parah dari diriku
Aku benci kondisi ini
Saat dimana.. aku rapuh disaat Tuhan masih memberiku kesempatan untuk menjadi kuat
Menjadi rendah diri.. ketika Tuhanku masih memberi aku kesempatan untuk tidak peduli
pada 1000 hal di luar sana yang mampu membuatku jatuh, menjadi berbeda, menjadi berubah
Entah dengan kata-kata, ataupun dengan tindakan
Apakah hati yang terlalu peka
Aku benci lemah seperti ini
Lemah hatiku
Hatiku lemah
Aku membencinya
Dan air mataku terlalu berharga untuk menangisinya
Tuhan..
Oh tidak… Engkaulah satu-satunya yang mampu memahami
Pemilik Arsy- yang Maha Mengetahui
Segala kebimbangan dari hambaNya
Yang mencoba untuk tetap tegak
sourch: https://www.tumblr.com/search/istiqomah
Bahwa tulisan ini terlihat sangat berlebihan..
Tuhan maafkan aku terlalu mudah merajok
Sisi diriku tak menyukainya.. dan itu sulit untuk terungkap dengan kata-kata yang tegas
Ini memuakkan
Kala kebencian sesaat itu terkungkung
Aku takut jika ini menjadi penyakit
Namun.. aku masih mau menjadi hamba-Nya yang baik

Hamba-Nya yang menyaingi bidadari syurga
Yang mampu menahan amarah.. namun bukan pendendam
Take a minute
Just a minute
Jangan biarkan satu bata kebencian dan kesedihan merusak sebuah bangunan pertemanan yang kokoh
Yang mampu tersenyum, setulus-tulusnya.. karena hatinya mudah memaafkan dan  selalu mencoba melupakan mereka yang mencoba merusak suasana hatinya yang berwarna


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar