Minggu, 16 November 2014

Cinta cinta cinta.. sempurna meski harus tersirat



Kamu tahu kan kalo kamu salah satu sosok berharga yang aku miliki di dunia ini?
Malaikat tak bersayap yang Allah berikan padaku..
Jiwa penyayang yang Allah tugaskan khusus untuk menjagaku..
Walau derajatmu nggak setinggi ummi.
Dan walaupun dirimu tidak sempurna
Tapi cintamu padaku telah sempurna
Kerutan itu kian hari kian bertambah
Seiring usiaku yang beranjak dewasa
 Meski tubuhku terlihat  mungil seperti remaja yang menapaki usianya
Aku tak mengerti
Aku tau bahwa setiap pribadi tak ada yang sempurna
Bahwa setiap diri pasti ada salah
Bak gugusan geometri dengan sisi-sisinya yang berwarna
Terkadang sisi yang aku kehendaki tak nampak di depan mataku
Aku benci aku kecewa.. aku marah
Kala suara keras itu mulai terdengar
Dan menorah luka di akal dan jiwaku
Langit seolah hitam gelap penuh duka
Itu menyakitkan
Tak suka
Muak
Tak mau mewariskannya pada mereka yang akan datang dimasa depan
Tak mau memiliki sisi yang demikian dimasa depan 
Susunan rapi bata kebaikan seolah hancur kala satu bata amarah ditarik dari bangunan kokoh itu
Tapi Tuhan  membisikkan dengan penuh kelembutan
Di tengah rasa sedih dan kecewa yang menghadang
Bahwa “jika satu sisi membuatmu sedih
Maka carilah sisi yang lainnya”
Bahwa ingatlah kembali cinta kasih sayang yang telah  mewarnai jiwamu hingga kini
Cinta yang kadang tak terungkap lewat kata kata
Cinta yang ada dibalik layar kehidupanmu
Cinta yang berbisik dalam doa doa di akhir shalatnya
Akan torehan semangat yang digelorakan lewat lisannya, dan nyaris  rasa minder yang menyelimuti akal hilang seketika
Akan rupiah yang melalui tangannya, kau bisa belajar jauh di ujung sana
Bahwa seonggok rasa bencimu tak ada harganya jika dibandingkan cintanya yang sempurna
Ingatlah
Ingat ingatlah kembali
Sebelum penyesalan menyesakkan hatimu
Dan menyadari bahwa waktu tak dapat diulang kembali
Untuk berbakti.. walau sekedar membentuk senyuman di wajahnya yang tak muda lagi
Walau sekedar membuatkan secangkir kopi
Walau sekedar melontarkan kata seperti.. I love you Abi
Semoga cinta Ilahi mendekapmu hingga nanti


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar