Sabtu, 17 Januari 2015

[LECTURE VERSION] Top Seven By Mr. xxx version



Hari terus berlalu.
Semester-semester kemarin masih sibuk dengan setumpuk laporan yang menuntut pembahasan hasil  yang benar, serta format yang benar sesuai format yang diyakini “kebenarannya” oleh setiap kakak asisten.
Semester-semester kemarin masih memandangi  kakak-kakak dua tingkat lebih tua, tengah menikmati sisa mata kuliah mereka yang tersisa
Dan dengan setengah sadar.. kini saya yang berada di posisi mahasiswa tingkat akhir itu
Salah satu mata kuliah terakhir di semester tujuh adalah “Teknologi Enzim”
Sejujurnya pertama kali tahu kalo salah satu dosen teknologi enzim adalah “beliau”, saya sedikit deg deg gan. Takut nggak bisa nyerap ilmu yang beliau sampaikan. Dosen ketiga ku ini sangat pintar. Salah satu mata kuliah ku d semester 6 juga d ajar oleh beliau, dan soal final test nya itu loh.. Full Analysis, even if saya akui bahwa  soal-soalnya tak lepas dari semua yang pernah beliau jelaskan : (
Dan Alhamdulillah nilai ku juga baik-baik saja di semester 6
Bahkan menjadi nilai IP-semester yang paling CANTIK :D :D dikiiit lagi hampir sempurna… hohoho

Beliau adalah salah satu dosen yang akhir-akhir ini saya kagumi
Setiap meeting, sejak semester 3 (pertama kali bertemu…) pasti setiap pulang ke rumah bawa oleh-oleh dari beliau (a.k.a homework) dan soal-soalnya itu loh … butuh analisa, dan… haram hukumnya mencari sumber jawaban yang bersumber dari blogspot atau artikel Indonesia yang tidak jelas  web  dan pengarangnya.
Satu hal lagi,,! Tugasnya wajib tulis tangan….
Well.. kadang-kadang saya jenuh juga, semester 7 namun masih kerja tugas pake tulis tangan
Sekali lagi.. “kadang-kadang” aja. Saya termasuk orang yang nggak sering ngeluh kok  hahaha…
Kalo dipikir-pikir, beliau adalah salah satu dosen yang mikirnya panjang buat ke depan.. detil  setiap tugasnya adalah tulis tangan; cakupan jawaban harus dari web berbahasa inggris; jawaban harus singkat-padat-dan jelas; URL  web address yang dijadiin sumber harus di paste  ke kertas HVS yang dijadiin lembar jawaban homework; dan dikumpul INTIME
Tau nggak bedanya INTIME dan ONTIME…?
Bagi beliau.. kalo mata kuliah Teknologi Enzim adalah Selasa, maka kita WAJIB,KUDU, MESTI ngumpulin tugasnya Paling lambat Senin pukul 15.30 d ruangan beliau. Itu yang namanya INTIME.  Kalo kita ngumpulinnya ONTIME alias hari selasa, pasti bakalan dapat teguran atau ada konsekuensi yang  mungkin akan kita terima.
Tergantung pribadinya juga sih : )

Kalo aku orang awam yang nge-baca RULE HOMEWORK beliau, mungkin akan ada pikiran terlintas seperti ini “Waw.. masih ada dosen yang memberi tulis tangan d era digital ini..?”
Atau bahkan saluut dengan RULE beliau?

Yap! Tiap orang bisa jadi punya pemikiran yang berbeda
Nggak jarang aku harus membaca Status-status diberagam medsos yang mengeluhkan Rule yang beliau terapkan,
Awalnya mungkin biasa aja.. but if every week I should read these complain, rasanya…. Nih orang bisanya ngeluh aja =_=
Seperti yang sebelumnya aku bilang, kalo beliau mikirnya itu panjang..
Tau kenapa harus tulis tangan?
Soalnya beliau ingin melatih mahasiswanya sejak DINI untuk belajar jujur, dan menghentikan sedikit-demi sedikit kebiasaan  copy paste yang sungguh amat mudah dilakukan oleh media pengetikan berbasis teknologi
Mungkin bakalan ada statement kayak gini, buat apa kita pintar kalo jujur aja kita susah? : D
Yah.. although nobody’s perfect, but try to be better, didn’t wrong right?
Tau kenapa mesti nyertain URL dan sumber dari web bahasa inggris?
Adanya URL menyatakan bahwa kita benar-benar punya sumber valid untuk setiap jawaban yang kita berikan. Bukan asal jawab ataupun bukan web address yang kita buat- buat, bahkan.. beliau tahu loh.. detil web address yang dibuat-buat.
Selain itu,  web bahasa inggris akan membiasakan kita untuk membaca text berbahasa inggris dan bisa jadi akan menambah vocab kita. Bayangin aja kalo dari semester 3 sampai semester 7 ketemu beliau terus, kebayang kan perbendaharaan vocab kita.. sadar atau nggak sadar pasti udah bertambah :’)
Great expectation!
Selain itu, web bahasa inggris harus saya akui menyediakan infomasi ilmiah yang jauh lebih detil dan lengkap dibanding web bahasa Indonesia.. bisa kalian bandingkan mulai dari Wikipedia nya untuk pembahasan atau topic tertentu : )
Setiap soal yang beliau berikan, sebagian besar jawaban yang  jelas dan sesuai.. akan ditemukan pada web berbahasa Inggris. Sebenarnya ada juga di laman berbahasa Indonesia, tapi sejak DINI.. beliau mengajarkan kita untuk bisa dan mampu mencari literature yang pembahasan materi, web, maupun nama penulisnya VALID. Ini bakalan sangat membantu ketika kita menyusun SKRIPSI. Kan aneh kalo sumber acuan tinjauan pustaka skripsi kita, kebanyakan dipaparkan oleh “ANONIM” : )
Pasti akan ada bedanya… coba deh
 Tau kenapa harus IN TIME?
Disini kita belajar sedikit demi sedikit untuk mengelola waktu dengan baik. Termasuk mengumpulkan tugas lebih awal menunjukkan bukti keseriusan dan kedisiplinan. Abaikan setiap orang yang menyatakan SOLKAR (solo karir)-BURENG (buru ranking), kalo kamu kumpul tugas tepat waktu. #1: kamu nggak ngumpul tugasnya terlalu awal tapi kamu tepat waktu, jadi kamu nggak salah sama sekali #2: nggak usah d masukin ke dalam hati, karena yang kamu lakukan adalah benar. Jika mereka berdongak entah dalam hati atau pun kepada banyak orang akan upaya perbaikan diri yang coba kamu lakukan, maka abaikan saja. Dan lakukanlah hal lain yang lebih berarti, masih banyak yang harus kamu pikirkan, ketimbang berlarut akan “kata-kata” yang justru bisa bikin kamu down    #3 : kamu belajar disiplin, jangan sampai kata-kata seperti itu meluruhkan semangat perbaikan dirimu yang menggebu #4: datangi mereka lalu tanya apa yang membuatnya kesulitan menyelesaikan tugas nya! kalo alasannya malas, bagikan semangat rajinmu. Kalo alasannya susah nyari keyword yang tepat, ajari mereka untuk mudah menjelajahi search engine google (misalnya) untuk menyelesaikan tugasnya  ; )

Harus aku akui bahwa pada akhirnya ini bukanlah menjadi masalah yang berarti
Aku berkata seperti ini bukan berarti bahwa aku orang yang WAW dalam mengatur waktu
Aku juga termasuk mahasiswa yang pernah terlambat memasukkan tugas
Terkadang masih keteteran
Terkadang masih mengabaikan yang lain
Tapi disinilah.. di bangku kuliah kita belajar untuk berproses, belajar menjadi manager untuk diri sendiri : )
Termasuk menyediakan waktu untuk tugas beliau hehehe

Mata kuliah ini punya tiga dosen, dan hari ini.. tibalah dosen ketiga (dosen ketiga= “beliau”) memberi ujian akhir (as FinaL semester)

Selasa.16.12.2013

Sesaat aku tiba di fakultas untuk mengikuti final test, di kejauhan aku melihat  beliau dan teman-temanku yang masih mencari ruangan yang baik untuk ujian final.
Maklum.. fakultas ku masih merasakan efek dari musibah kebakaran yang menimpa gedung fakultas kami 3 bulan yang lalu.

Aku menghampiri mereka, hingga akhirnya menemukan ruangan yang tepat,
Strategi pertama untuk ujian yang tenang adalah duduk di bangku terdepan. But.. bangku depan sudah penuh, maka bangku “agak” belakang pun menjadi tujuan akhir.
Sesaat setelah kami duduk cantik, selesai menuliskan soal yang akan diujiankan dan.. bersiap mengerjakan soal, beliau memegang handphone biru-nya seolah mencari sesuatu dan dia mulai menyebutkan sebuah nama.. “saudari xxx, maju ke depan dan bawa lembar soalmu”. Dia (yang disebut) pun maju dengan wajah sumringah, sambil membawa lembar soalnya.  

Wah.. saya seolah flashback, kemudian teringat akan kata-kata beliau 2 pekan sebelum ujian ini diadakan.
“mahasiswa yang tugasnya baik, sesuai aturan.. bisa saya masukkan ke dalam list mahasiswa yang tidak perlu ikut ujian final, yaa… semacam Reward lah..”
Saya semakin yakin kalo nama yang disebutkan adalah mereka yang tidak ikut ujian.. nama kedua, nama ketiga, nama keempat telah berlalu..
Um.. setiap kami yang tengah berkutat dengan lembar jawaban pasti berharap, nama kami akan disebutkan..
Sudahlah.. saya mungkin menjadi salah satu mahasiswa yang mencoba untuk tidak berharap, mengingat dari keempat tugas yang beliau berikan.. ada satu tugas yang saya terlambat memasukkannya, karena suatu hal yang saya tidak duga..
Saya mencoba fokus dengan soal-soal yang ada dihadapanku..
Nama kelima disebutkan.. nama keenam disebutkan dan sontak aku terdiam
“yah.. nama keenam adalah namaku” diam… tertunduk.. speechless.. aku berdiri.  maju, menyodorkan lembar soal dan jawabanku yang belum sempat terisi, sembari melihat kertas-kertas yang telah beliau minta, telah diberi tanda khusus…

Namun.. aku sungguh masih penasaran, apakah kami benar-benar termasuk pengecualian untuk final test..?
2 menit setelah mengumumkan ke 7 nama. Beliau berkata, “nama-nama yang saya sebutkan, silahkan meninggalkan ruangan ini.. terserah mau makan, nongkrong dimana, atau kemanapun..tidak perlu ikut ujian” um.. kurang lebih kata-kata beliau seperti itu.. Waw!! Ternyata hanya 7 nama sajaa… hanya 7! bersyukur dan sedikit sedih sih : (
Wahh,,, great!! Alhamdulillah..
Beliau telah menepati janjinya
Mungkin ini buah upaya sebuah ketekunan..
Dan.. rasanya setiap usaha keras, setiap kucuran keringat yang menetes dipekatnya malam,  dan setiap upaya untuk membelalakkan mata ketika sebagian orang terlelap dengan tidur malamnya… akhirnya tidak sia-sia
Melalui satu kenikmatan ini seolah  Tuhan dengan Maha Lembutnya berkata kepadaku, “ini adalah salah satu nikmat kecilKu yang Aku anugerahkan kepadamu, maka bersyukurlah..”
Seolah saya merenungi setiap keluhan yang mungkin pernah terucap dari bibir ini, di waktu kemarin
Seolah statement kak Vira “usaha berbanding lurus dengan hasil”, itu benar adanya..
Seolah kucuran semangat kembali dialirkan ke tubuh kecilku ini, seolah asupan optimis telah diberikan kepada jiwaku yang sempat terjatuh.

Bahwa aku harus melalui segala sesuatunya dengan Tulus.. Total.. dan Percaya Diri
Bahwa aku harus banyak bersyukur.. belajar rendah hati dan bersyukur, bukan malah mendongakkan dagu
Bahwa nikmat Tuhanku sangat besar, lantas apa yang membuatku berlarut dalam kesia-siaan?
Bahwa semangatku yang kemarin, harus jauh lebih besar lagi,, mengingat Tugas Akhir tengah menghampiri...
Bahwa aku harus semakin dekat lagi kepada Nya, Sang Pemilik Nikmat dan Pengabul Doa..
Bahwa setiap perkataan, transfer ilmu yang sangat mahal, dan pelajaran moral yang Beliau berikan, memberi kesan yang sangat mendalam
Semoga Tuhan senantiasa menjadikan amal jariyah baginya
Semoga perbekalan yang beliau berikan.. memberi manfaat bagi muridnya,, dimasa mendatang.. Aamiin : )
Thank you Allah
Thank you Mr. N.K.S :’)
Gratefull ever being your student.. (y)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar