Senin, 09 Februari 2015

Kala Hati Setakut Malam yang Mencekam



Malam begitu kelam
Sekelam hati yang tak dapat menyuarakan keyakinan hatinya
Hanya suara hujan yang  bernyanyi merdu, mengisi pertarungan batin yang tak kunjung menyatu
Oh petir yang bergema di seluruh alam
Seolah ku ingin meminjam sedikit gertakan kerasmu
Untuk bibir yang kelu akan isi hatinya yang pilu
Untuk mata yang menyiratkan kebahagiaan dibalik kesedihan dan kontra yang berkepanjangan
Ahh..
Aku lelah
Seolah aku setuju padahal aku benci setengah mati
Tuhan aku malu padaMu
Sungguh sungguh malu
Namun kejujuran hatiku selalu berlaku untukMu
Cukupkah keyakinan itu ku pendam sendiri?
Lantas ku harapkan saja angin malam yang akan menyampaikan isi hatiku pada mereka..?
Lagi-lagi aku terjebak
Dan aku sulit keluar meskipun jalannya mudah
Dan aku sulit menepi meskipun hatiku ingin sekali
Tuhan .. cukuplah Engkau yang memahami

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar