Selasa, 08 Maret 2016

Kontrak Bahagia Semasa Kuliah, Kamu harus Coba…




Tahun 2012, sekitar 20 mahasiswa terikat kontrak bahagia selama 4 tahun. Kontrak ini dikatakan kontrak bahagia karena pastinya bakalan bikin sang penerima kontrak happy alias bahagia hahaha. Sebut saja dia…. “beasiswa”. Awal tahun 2015, mahasiswa-mahasiswi beruntung ini pun memasuki kontrak ketiga. Namun penerimanya tidak lagi utuh, salah satu sang penerima scholarship pun dibatalkan kontraknya untuk periode ketiga. Ini gegara syarat yang sebelumnya telah ditentukan, um.. belum dapat dipenuhi. Syaratnya adalah sesuatu yang kadang bikin geregetan setiap akhir semester berakhir. Sebut saja dia…. “IP”. Yap, salah satu kontrak yang disepakati adalah batas IP (Indeks Prestasi) yang tidak boleh dibawah skala 3,00. Alhamdulillah hingga menjelang semester akhir.. nilai saya baik-baik saja.. seperti teman-teman yang lain ^_^
Hingga saat ini, masih banyak yang bertanya-tanya,
“bagaimana caranya dapat beasiswa?”
“siapa yang harus ditemui?”
“apa-apa saja syaratnya?”
Um… sebagai orang yang Alhamdulillah bisa ngerasain pasokan tambahan selain dari orang tua, tentunya saya dengan senang hati akan menerangkannya berulang kali kepada mereka yang bertanya ^_^
Bagaimana Cara Dapat(nya)?
Di tingkat universitas itu ada banyaaaaaaaaaaaaaaaak sekali jenis beasiswa, dan beragam program youth exchange.. tergantung seberapa GESIT nya kita memperoleh informasi.. dan seberapa GESIT nya kita untuk apply pendaftarannya. Kita benar-benar harus gesit, sebab bukan hanya diri kita yang mendaftar sebagai calon participant :)
Terkait event atau program youth exchange, harus dipastikan kita mampu atau punya basic  bahasa Inggris. Istilahnya.. itu bakalan jadi saranan komunikasi kamu kepada penduduk negara lain, untuk memperkenalkan Indonesia melalui diri kamu. So..start  improve your English now ^^
Jenis scholar yang aku terima adalah “Beasiswa Berprestasi Bank Mandiri kepada Mahasiswa Baru Univ. Hasanuddin Angkatan 2011”. Aku secara tidak sengaja menemukan kabar tersebut di salah satu mading fakultas. Intinya yah.. kalo kamu memang ter-obsesi dan minat untuk dapat beasiswa, maupun mau  ikutan project yang notabene nya bisa nambah uang saku, pengalaman, ilmu langka, ataupun teman, kamu  mesti rajin hunting info di setiap mading fakultas.. dan yang terpenting, tetap semangat ketika kamu belum diterima-belum d approve :)
Pemaparan ini mungkin sangat sederhana.. cuman mencakup pengalamanku yang mungkin bakal lebih akrab bagi anak UH. But don’t worry guys… I hope.. this story bisa nambah wawasan kamu buat lebih gesit lagi untuk hunting beasiswa hehehehe
Yap.. especially anak UH , mesti rajin bertanya atau rajin jalan-jalan #1 di bagian kemahasiswaan fakultas kamu #2 disuatu ruangan yang sering didatangi mahasiswa, yang letaknya dibawah perpus.. dibelakang kopma “biro kesejahteraan mahasiswa” #3 terus update info juga di twitter (follow account penyedia info yang sedang di-hunting), ataupun laman-laman resmi hasil pencarian kamu di  google.
Selain itu.. info beasiswa juga bisa kamu temukan bahkan secara tidak sengaja ketika kamu join di suatu kegiatan ataupun di organisasi yang emang berkutat sama pengembangan kepemimpinan mahasiswa kayak AIESEC ataupun UKM KPI UH. Dulu waktu masih maba, karena  mata ini kayaknya bergairah sekali mau cari sesuatu yang baru selain berkutat dengan dunia Himpunan.. jadinya really excited ketika baca info di salah satu mading fakultas, “PENCARIAN VOLUNTEER SOBAT BUMI PERTAMINA FOUNDATION SCHOLAR 2012  untuk National Program-nya mereka yakni, Penanaman 1000 Pohon di Puntondo – Kab. Takalar”. Setelah membaca syarat-syarat seleksinya dan merasa memenuhi syarat, tiba di rumah saya langsung melengkapi berkas dan langsung daftar via email. Seminggu kemudian, kalo saya tidak salah ingat  ada 10 nama yang diumumkan lolos jadi Volunteer buat nanam pohon bareng (sebelumnya pernah aku posting disini)
Pada pertemuan pertama, kak Fikri (salah satu kaka sobat bumi chapter Makassar yang juga secara tidak sengaja merupakan senior ku
di jurusan), memperkenalkan kami tentang Pertamina Foundation Scholar (PFS) yang ujung-ujungnya dia berkata kayak gini,
Ka fikri: “…kalian yang sudah lulus jadi volunteer PFS ini, punya peluang lebih besar untuk lolos jadi penerima beasiswa sobat bumi yang sebentar lagi akan dibuka pendaftarannya…”
Kami: “emang itu apaan bang?”
Ka fikri: “merupakan beasiswa yang tidak hanya memberikan uang pendidikan, namun juga ada pelatihan-pelatihan untuk mengembangkan diri”
Namun.. saat itu, saya sudah terima beasiswa, jadinya just enjoy the task as volunteer for the earth ^_^
PFS merupakan bukti bahwa Pertamina juga cinta, sayang, dan peduli sama Bumi. Sekalipun merupakan perusahaan yang berkutat dengan bahan bakar yang notabene-nya bergantung sama hasil bumi yang tidak dapat diperbaharui. Seandainya nih, ada anak PFS  yang baca postingan ini.. mohon kiranya diklarifikasi yah kalo saya keliru hehehe
Dari yang selalu aku perhatikan, beasiswa pertamina ini selalu ada setiap tahun. Dan kalau tidak salah.. diperuntukkan hanya untuk mahasiswa yang masuk semester 4. Tapi untuk info lebih jelasnya kunjungi web pertamina  foundation yak : )

“Siapa yang Harus Ditemui?”
Mungkin yang akan aku terangkan ini lebih cocok buat anak UNHAS kali ya, hehe.. maaf.. maaf.. Well, yang harus kita temui tentu saja bapak/ibu yang  bertugas di bagian kemahasiswaan fakultas maupun universitas. : )

“Apa-Apa Saja Syaratnya?”
Terkait beasiswa yang saya terima, awalnya hanya iseng-iseng daftar.. persyaratannya adalah ijazah SMA, fotocopy sertifikat bukti kamu berprestasi entah tingkat kota, atau yang skala nasional  saat di bangku SMA (semakin tinggi level prestasi kamu, maka peluang kamu lolos semakin besar), dan slip gaji orang tua. Tapi setiap jenis beasiswa meminta persyaratan tertentu. Penjelasan diatas hanyalah salah satu contoh nyatanya (ini tergantung sama permintaan pemberi beasiswa, terkadang juga yang diminta foto copy transkip nilai IP (indeks prestasi) semester sebelumnya).
Akhirnya aku coba  daftar sambil mengajak teman-teman yang lain untuk ikutan.. H2C (harap-harap cemas) juga karena berkas yang bakalan dikirim fakultas ke bagian mahasiswaan rektorat UNHAS  (untuk diseleksi tingkat universitas), cuman 5 orang per fakultas.
Mungkin sekitar 1 bulan, akhirnya ada panggilan dari bagian kemahasiswaan rektorat UNHAS yang menyatakan bahwa.. berkas ku lolos 5 teratas untuk tingkat fakultas. Alhamdulillah.. itu akhirnya selangkah lebih dekat lagi dengan gelar “Si Penerima Kontrak Bahagia”. Kami lalu diminta untuk membuat semacam proposal business plan. Setiba di rumah, saya langsung  start mengerjakannya berhubung deadline nya hanya seminggu : )
Berhubung saya mahasiswa pertanian dibagian teknologi hasil pertanian, jadinya.. business plan saya tidak jauh-jauh dari makanan hehe. Oke! Setelah yakin tidak ada yang perlu ditambahkan lagi, saya langsung menyetorkan berkas business plan (perdana) ku kepada pihak kemahasiswaan di gedung rektorat, dan menunggu hasil seleksi dari pihak penyelenggara beasiswa ^_^
Aku memperbanyak doa dan pasrah dengan berkas business plan yang baru pertama kali nya ku buat seumur hidup.. +_+ Semoga lulus berkas lagi :”)

Two Months Later..
Ada telepon yang menghubungi saya untuk segera ke bagian pusat kesejahteraan mahasiswa, yang letaknya di bawah perpustakaan. Shock.Speechless.Bahagia Ternyata  atas izin Allah, saya termasuk 20 mahasiswa yang berhak menerima beasiswa oleh bank Mandiri Chapter Makassar ^_^ Alhamdulillah.. Alhamdulillah.. Pemberi beasiswa adalah bank Mandiri, jadinya kami jadi akrab sama istilah-istilah yang sebelumnya hanya sering kami saksikan di warta ekonomi. Misalnya nih, “fungsi kartu debit” “reksa dana” “deposito” “investasi” “jadi wirausaha muda”
Alhamdulillah.. senangnya jadi double
“jangan lupa..jatah 2% adalah hak Tuhan, jatah 10% untuk investasi, bikin jatah juga untuk orang tua, dan sisihkan juga beberapa persen untuk senang-senang” – kak Rahmat, ODP’s crew, Mandiri Bank Wilayah Makassar

 SP


Buat kamu yang masih baru menapaki dunia perkuliahan, saran saya.. jangan jadikan masa kuliah kita yang berharga ini hanya berkutat dengan  lab, dan mata kuliah semata.. kenapa? #1 hal ini untuk mengantisipasi kata-kata yang kelak mungkin bakalan muncul misalnya, “seandainya saja…” atau “..saya menyesal kenapa dulu…” #2 sebagai bahan atau investasi pengembangkan profile atau soft skill, yang hasilnya bisa kamu rasakan di masa depan.  #3 menambah teman atau link.
So mulai mencoba membuka wawasan, bahwa nyatanya banyak hal yang bisa kita lakukan di tengah kepenatan perkuliahan.. kamu bisa melakukan apa saja yang sesuai sama passion kamu. Kamu bisa mengambil hikmah dari pengalaman saya. Dulu saya baru memahami betapa berharganya masa-masa kuliah untuk mengikuti beragam kompetisi adalah ketika saya duduk di semester 6. Beruntung banget pas jadi maba  sudah mulai aktif organisasi, setidaknya bisalah menyelamatkan diri dari gejala pribadi  introvert, dan anti-sosial, dan mahasiswa kupu-kupu (yang habit-nya cuman kuliah- lalu pulang” :’’D  . Disemester 6 saya baru mengaktifkan diri  dengan beragam lomba yang sesuai dengan passion saya. Jadinya, saya sendiri terkadang merasa..”aduh.. kayaknya saya masih mau ikutan kegiatan-kegiatan atau lomba ini lomba itu lagi..”.. but apa daya.. mungkin saat itu bisa, tapi kondisi dan suasananya sudah tidak seperti dulu ketika kita masih berada di semester-semester awal. Tentu saja ini tak lepas dari.. amanah orang tua yang sedini mungkin harus ditepati yakni, sarjana secepat mungkin  :  )
Membuka wawasan disini bukan hanya aktif cari info beasiswa loh.. tapi bisa juga berupa mengembangkan bakat terpendam yang kita miliki, misal.. kalo kita suka nulis, apa salahnya menyalurkan karya dalam suatu kompetisi..? urusan juara itu belakangan.. yang penting kita sudah berani untuk jadi salah satu generasi muda yang mau berprestasi dan  mengembangkan diri, ketika
di waktu yang sama masih ada generasi muda lainnya yang hanya aktif  memantau timeline medsos nya setiap detik, setiap menit ^_^
Apapun jenis kompetisi yang sedang kita jalani, entah lomba nulis, pidato, storytelling, etc.. Awal dari semuanya adalah memperbaiki  niat. Semua yang kita lakukan ini adalah untuk hal yang lebih baik ke depannya,  sebagai proses belajar, untuk hal-hal yang dicintai Tuhan.. dan bukan untuk menyakiti siapa-siapa ^_^

Yuk, ukir jejak kontrak bahagiamu, di masa twenty-nagers mu.. ; )
Jangan takut salah.. Jangan takut kalah.. karena kita memang masih dalam proses belajar kan? Begitu pun aku : D
Selamat bereksperimen.. kamu tak akan pernah rugi untuk mengembangkan diri : )

#ODOPBatch2

#Hariketujuh_Week2

12 komentar:

  1. Wah...bermanfaat sekali informasinya. Jadi ingin sekolah lagi...hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. ayo mbak ^^ semoga dmudahkan aamiin..

      Hapus
  2. duhh...jadi termotivasi banget mau mngejar beasiswa^^

    BalasHapus
  3. Kerenn.. mungkin lain kali bisa bikin buku untuk para beasiswa hunter di luar sana..^_^ semangatt mbak khofiyaa..

    BalasHapus
  4. Infonya menarik banget, Simpennnnn dolo ah buat anak anak :D

    BalasHapus